JURNALSUKABUMI.COM – Menjelang pergantian tahun 2022 ke 2023, debitur Perumda BPR Sukabumi Cabang Cikembar, menembus angka 1.000 nasabah. Ini menunjukan bahwa tingkat kepercayaan warga Cikembar terhadap BPR, tergolong tinggi. Hal itu disampaikan Kepala Cabang BPR Cikembar, Pipih Sopiawati, kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (29/12/22).
“Alhamdulillah, sampai akhir Desember ini, jumlah debitur sudah kembali ke angka 1.000-an. Angka itu merupakan akumulasi dari nasabah kami yang tercatat sebagai pegawai tetap yang bekerja GSI,KINO,PAIHO dan sebuah perusahaan ayam di Desa Parakanlima,” kata Pipih.
Dia menuturkan, pada 2019, untuk GSI saja, jumlahnya pernah menyentuh angka 1015 nasabah. Karena terjadi gelombang PHK waktu itu, angkanya turun hingga 400 nasabah. Namun setelah pembangunan Blok A, jumlahnya kembali bertambah sekitar 450 nasabah.
Dia menambahkan, pada November 2023, telah dibuatkan rencana bisnis bank (RBB). Dimana dalam RBB tersebut, memuat tentang target-target penjualan produk BPR kepada masyarakat. “kita berharap, semua target tersebut bisa tercapai di tahun 2023 nanti, salah satunya produk kredit berpenghasilan tetap (Mantap),” ujarnya.
Dalam menyalurkan produk Mantap lanjut dia, syaratnya nasabah tersebut merupakan karyawan yang berstatus pegawai tetap di perusahaan dimana dia bekerja. Prosesnya sangat mudah hanya dengan menggunakan ATM. Karena tidak lagi melibatkan peran bendahara perusahaan di dalamnya.
“Sistem sudah menggunakan ATM tidak lagi manual dan tidak melibatkan bendahara. ATM nasabah ada pada kami dengan surat kuasa dari masing-masing debitur sumber pembayarannya dari gaji dan alatnya ATM. Nilai kreditnya Rp10 juta hingga Rp15 juta dalam jangka waktu 18 bulan,” tandasnya.
Redaktur: Usep Mulyana

















