JURNALSUKABUMI.COM – Sebanyak 90 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sukabumi mengikuti program pembinaan “UMKM Naik Kelas” yang digelar Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DKUKM) Kabupaten Sukabumi di Gedung Pendopo Warudoyong, Kota Sukabumi, Kamis (11/6/2026).
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan daya saing pelaku UMKM agar mampu berkembang, memperluas pasar, dan berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Kegiatan kick-off program dihadiri Bupati Sukabumi Asep Japar, Sekretaris Daerah Ade Suryaman, Kepala DKUKM Kabupaten Sukabumi Sri Hastuty Harahap, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Dani Tarsoni, serta menghadirkan narasumber Fauzie Hikmatussalam.
Melalui program ini, para pelaku usaha mendapatkan pembekalan mengenai peningkatan mutu produk, strategi pemasaran, pengelolaan usaha, hingga akses pembiayaan yang sehat dan aman. Pembinaan juga diberikan agar pelaku UMKM tidak terjebak pada pinjaman berbunga tinggi yang dapat menghambat perkembangan usaha.
Kepala DKUKM Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuty Harahap, mengatakan inovasi menjadi faktor penting bagi pelaku UMKM untuk bertahan dan berkembang di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
Menurutnya, program “UMKM Naik Kelas” tidak hanya bertujuan meningkatkan omzet usaha, tetapi juga mengubah pola pikir pelaku UMKM agar mampu membangun usaha yang lebih profesional dan berdaya saing.
“Naik kelas bukan berarti harus menjadi perusahaan besar, tetapi bagaimana pelaku UMKM mampu meningkatkan kualitas produk, memiliki standar usaha yang jelas, dan menjangkau pasar yang lebih luas. Inovasi membuat produk lokal mampu bersaing dengan produk dari luar, bahkan berpeluang menembus pasar yang lebih besar,” ujarnya.
Sri mengakui selama ini masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi berbagai kendala, mulai dari keterbatasan keterampilan pengolahan produk, kemasan yang kurang menarik, hingga akses pemasaran yang masih terbatas.
Karena itu, melalui program pembinaan ini peserta dibekali berbagai materi, mulai dari pengembangan produk, peningkatan standar kebersihan dan kualitas, desain kemasan, hingga pemanfaatan pemasaran digital untuk memperluas jangkauan konsumen.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap program tersebut mampu mendorong peningkatan penjualan pelaku UMKM secara signifikan sehingga berdampak langsung pada penguatan ekonomi masyarakat dan penciptaan lapangan kerja baru.
Redaktur: Ujang Herlan












