JURNALSUKABUMI.COM – Perumda Air Mineral Tirta Jaya Mandiri (AMTJM) Kabupaten Sukabumi menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait program pemasangan sambungan air bersih melalui Program Sambungan Langganan (SL) Mandiri sekaligus rencana pengembangan jaringan perpipaan di wilayah Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.
Bagian Humas Perumda AMTJM Kabupaten Sukabumi, Sarah Azkia, mengatakan program SL Mandiri merupakan layanan pemasangan sambungan pelanggan baru yang pembiayaannya berasal dari dana internal perusahaan. Program ini menjadi salah satu upaya Perumda Air Minum TJM dalam memperluas cakupan pelayanan air bersih kepada masyarakat.
“Untuk kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) saat ini sudah tidak termasuk dalam program SL Mandiri,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (8/5/2026) malam.
Masyarakat yang ingin menjadi pelanggan baru dapat mendaftar langsung ke kantor cabang terdekat dengan membawa sejumlah persyaratan, yakni fotokopi KTP, fotokopi Kartu Keluarga (KK), satu lembar materai, serta fotokopi rekening listrik dengan daya maksimal 2.200 watt. Selain itu, calon pelanggan diwajibkan mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan.
Sarah menjelaskan, proses pendaftaran dan pemasangan sambungan baru tidak dipungut biaya. Namun, calon pelanggan diwajibkan membayar uang jaminan sebesar satu bulan tagihan air setelah hasil survei teknis menyatakan lokasi memungkinkan untuk dipasang sambungan dan tersedia jaringan perpipaan.
“Pelaksanaan pemasangan sambungan baru dilakukan setelah survei lapangan dengan mempertimbangkan ketersediaan jaringan pipa, kondisi teknis, tekanan air, serta kemudahan akses pemasangan sambungan rumah,” katanya.
Selain program sambungan baru, pada tahun ini Perumda AMTJM juga akan melakukan pengembangan jaringan perpipaan di wilayah Kecamatan Cibadak. Pengembangan tersebut meliputi pemasangan jalur pipa menuju Desa Pamuruyan dengan titik awal pembangunan dari pertigaan Kampung Peuteuy ke arah Cikidang sepanjang kurang lebih 2,5 kilometer.
Menurut Sarah, pengembangan jaringan tersebut diharapkan mampu memperluas akses layanan air bersih bagi masyarakat sekitar.
Bagi masyarakat di wilayah yang belum terlayani jaringan perpipaan, Perumda AMTJM membuka kesempatan pengajuan usulan layanan air bersih. Usulan dapat disampaikan melalui surat permohonan resmi dari warga atau lingkungan setempat, daftar calon pelanggan potensial, serta informasi lokasi yang membutuhkan layanan air bersih.
“Usulan masyarakat nantinya akan menjadi bahan pertimbangan perusahaan dalam penyusunan rencana kerja dan pengembangan jaringan ke depan,” ungkapnya.
Perumda AMTJM juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kepercayaan masyarakat selama ini. Perusahaan berharap semakin banyak masyarakat yang bergabung menjadi pelanggan guna mendukung terciptanya pelayanan air minum yang lebih luas, berkualitas, dan berkelanjutan.
Redaktur: Ujang Herlan







