Komisi II DPR RI Dorong Kepastian Nasib PPPK, Heri Gunawan: Jangan Sampai Ada PHK

Senin, 8 Juni 2026 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Anggota Komisi II DPR RI, Heri Gunawan, menyoroti serius persoalan belanja pegawai daerah yang melampaui ambang batas 30 persen dari APBD, khususnya dampaknya terhadap nasib Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dalam rapat kerja bersama pemerintah, Hergun, sapaan karib Heri Gunawan menegaskan bahwa kebijakan penataan ASN tidak boleh mengorbankan para PPPK yang saat ini justru merupakan hasil dari amanat undang-undang.

“Jangan sampai kebijakan fiskal justru berujung pada PHK PPPK. Ini bukan hanya soal angka, tapi menyangkut keadilan dan kemanusiaan bagi mereka yang sudah mengabdi,” ujar Hergun.

Penasehat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sukabumi Raya ini menekankan, kondisi saat ini menuntut adanya relaksasi kebijakan belanja pegawai, khususnya bagi daerah yang masih berada di atas ambang batas 30 persen.

Menurutnya, langkah ini penting untuk memastikan tidak terjadi pemutusan hubungan kerja terhadap PPPK hasil penataan sebagaimana diatur dalam UU ASN.

Lebih lanjut, Hergun juga mempertanyakan kesiapan pemerintah pusat dalam menopang kebijakan tersebut, termasuk kemungkinan intervensi anggaran dari APBN. Ia menilai, ruang fiskal pemerintah pusat masih memungkinkan untuk memberikan dukungan.

“Belanja pegawai pemerintah pusat saat ini relatif kecil dibanding total belanja negara. Bahkan masih terdapat saldo anggaran lebih yang cukup besar. Ini seharusnya bisa dimanfaatkan untuk membantu daerah, terutama dalam menjamin keberlanjutan PPPK,” tegasnya.

Di sisi lain, Ia mengingatkan pentingnya konsistensi pelaksanaan Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (UU HKPD). Ia menegaskan bahwa pembatasan belanja pegawai hingga 30 persen harus tetap berjalan, namun dengan skema transisi yang realistis dan tidak memberatkan daerah.

“UU HKPD dirancang untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah dan memastikan anggaran tidak habis hanya untuk belanja pegawai. Tapi implementasinya harus bijak, tidak bisa serta-merta tanpa solusi,” jelasnya.

Ia juga menyoroti bahwa kebutuhan pembangunan di daerah, terutama infrastruktur dasar, masih sangat besar. Karena itu, pengaturan belanja harus tetap menjaga keseimbangan antara kebutuhan aparatur dan kepentingan masyarakat luas.

Sebagai solusi, Hergun mendorong agar masa transisi penyesuaian belanja pegawai diatur secara jelas dalam APBN, sekaligus membuka ruang dukungan dari pemerintah pusat bagi daerah yang mengalami tekanan fiskal.

“Intinya, kebijakan harus adil. ASN PPPK harus mendapat kepastian, daerah tidak terbebani, dan pembangunan tetap berjalan,” pungkasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Keluhan Buruh soal BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi, Zainul Munasichin Janji Tindak Lanjut di DPR RI
Sinergi Dunia Pendidikan dan Media, Jurnalsukabumi.com Terima Mahasiswa PKL dari Nusa Putra University
Nusa Putra University Raih Hibah Penelitian dan Hilirisasi Kemdiktisaintek 2026 Senilai Lebih dari Rp6 Miliar
Edukasi Siswa Baru SMP IT At-Taisiriyah, Kang Uj: Waspadai Modus Judol Berkedok Game!
Tahun Ajaran Baru Jadi Momentum Menabung, Minat Tabungan SiWajar di BPR Sukabumi Meningkat
Perjuangkan Hak Rakyat, Heri Gunawan Desak ATR/BPN Tuntaskan Sengketa Lahan di Jaksel dan Cidahu Sukabumi
Perkuat Karakter Generasi Muda, Padepokan Silaturahmi Gelar Diksar/Ujian Kenaikan Sabuk & Peringati HUT SMI ke-39
Gamas di Sukabumi, Kang Budi: Antar Anak ke Sekolah adalah Investasi Masa Depan

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:59 WIB

Keluhan Buruh soal BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi, Zainul Munasichin Janji Tindak Lanjut di DPR RI

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:46 WIB

Sinergi Dunia Pendidikan dan Media, Jurnalsukabumi.com Terima Mahasiswa PKL dari Nusa Putra University

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:24 WIB

Nusa Putra University Raih Hibah Penelitian dan Hilirisasi Kemdiktisaintek 2026 Senilai Lebih dari Rp6 Miliar

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:01 WIB

Edukasi Siswa Baru SMP IT At-Taisiriyah, Kang Uj: Waspadai Modus Judol Berkedok Game!

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:04 WIB

Tahun Ajaran Baru Jadi Momentum Menabung, Minat Tabungan SiWajar di BPR Sukabumi Meningkat

Berita Terbaru