JURNALSUKABUMI.COM – Dua warga Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, yang menjadi korban pembacokan di Kampung Pamuruyan, Desa Cisarua, Kamis malam (11/6/2026), dilaporkan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Peristiwa berdarah tersebut terjadi saat kedua korban yang masih berusia remaja sedang berkumpul di sebuah warung. Menurut keterangan warga, pelaku datang berboncengan menggunakan sepeda motor sebelum salah seorang di antaranya turun dan langsung menyerang korban dengan senjata tajam.
“Lagi pada nongkrong, lalu ada pemotor berboncengan. Penumpangnya turun dan langsung membacok,” ujar Mara (19), warga setempat.
Akibat serangan itu, kedua korban mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuh. Warga yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Rumah Sakit Sekarwangi untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolsek Nagrak, Kompol M. Damar Gunawan, membenarkan adanya kejadian pembacokan tersebut. Berdasarkan informasi awal, insiden itu terjadi secara spontan.
“Iya, tadi malam ada pembacokan remaja di Pamuruyan. Informasinya, sebelumnya pelaku sempat menantang korban untuk berkelahi, lalu datang kembali dengan membawa senjata tajam,” ungkapnya.
Polisi juga mengungkapkan bahwa pelaku masih berstatus pelajar dan berusia di bawah umur. Setelah sempat diamankan warga beberapa jam setelah kejadian, pelaku kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan aparat kepolisian. “Kami juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka, terutama pada malam hari, guna mencegah terjadinya tindak kekerasan yang melibatkan remaja,” tutup Kapolsek Nagrak.
Reporter: CR24 | Redaktur: Ujang Herlan












