Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dua warga Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, yang menjadi korban pembacokan di Kampung Pamuruyan, Desa Cisarua, Kamis malam (11/6/2026), dilaporkan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi saat kedua korban yang masih berusia remaja sedang berkumpul di sebuah warung. Menurut keterangan warga, pelaku datang berboncengan menggunakan sepeda motor sebelum salah seorang di antaranya turun dan langsung menyerang korban dengan senjata tajam.

“Lagi pada nongkrong, lalu ada pemotor berboncengan. Penumpangnya turun dan langsung membacok,” ujar Mara (19), warga setempat.

Akibat serangan itu, kedua korban mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuh. Warga yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Rumah Sakit Sekarwangi untuk mendapatkan penanganan medis.

Kapolsek Nagrak, Kompol M. Damar Gunawan, membenarkan adanya kejadian pembacokan tersebut. Berdasarkan informasi awal, insiden itu terjadi secara spontan.

“Iya, tadi malam ada pembacokan remaja di Pamuruyan. Informasinya, sebelumnya pelaku sempat menantang korban untuk berkelahi, lalu datang kembali dengan membawa senjata tajam,” ungkapnya.

Polisi juga mengungkapkan bahwa pelaku masih berstatus pelajar dan berusia di bawah umur. Setelah sempat diamankan warga beberapa jam setelah kejadian, pelaku kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan aparat kepolisian. “Kami juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka, terutama pada malam hari, guna mencegah terjadinya tindak kekerasan yang melibatkan remaja,” tutup Kapolsek Nagrak.

Reporter: CR24 | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Rumah Bilik Bambu Milik Kakek 72 Tahun di Bojongpari Hangus Terbakar ‎
Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Di Balik Puing Ciptamulya, Mak Utiah Cari Sisa Barang dari Rumah yang Hilang
Nyaris Maut! Kendaraan Bak Angkut Orang Tertimpa Pohon di Cikakak
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan
420 Jiwa Mengungsi Usai Kebakaran Ciptamulya, 70 Rumah Warga Ludes Terbakar
Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran
Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:54 WIB

Di Balik Puing Ciptamulya, Mak Utiah Cari Sisa Barang dari Rumah yang Hilang

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:28 WIB

Nyaris Maut! Kendaraan Bak Angkut Orang Tertimpa Pohon di Cikakak

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:56 WIB

Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:25 WIB

420 Jiwa Mengungsi Usai Kebakaran Ciptamulya, 70 Rumah Warga Ludes Terbakar

Berita Terbaru