FKDT Cikembar ‘Road Show’ Sosialisasikan Kurikulum Ketujuh Wilayah Kabupaten Sukabumi, Apa Urgensinya?

Jumat, 22 September 2023 - 05:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) akan memulai road show mensosialisasikan materi kurikulum ketujuh wilayah Kabupaten Sukabumi awal Oktober nanti. Hal itu disampaikan Ketua FKDT Cikembar, Ijam Jamaludin, Jumat (22/9/2023).

“Road show itu adalah hajat kabupaten dimana materi yang akan disosialisasikan bersumber dari hasil kerja tim FKDT Cikembar. Kita harus mengakui bahwa ada kecamatan yang belum sepenuhnya memahami kurikulum sebagai ‘ruh’ dari sistem pendidikan itu sendiri,” kata Ijam.

Dia menuturkan bahwa pengurus FKDT rata-rata bukan berasal dari akademisi tetapi berlatarbelakang pondok pesantren. Menurutnya dari segi keilmuan, mereka yang memiliki dasar pendidikan di pondok pesantren itu hebat-hebat. Namun demikian memiliki kelemahan dari sisi administrasi termasuk memahami soal substansi kurikulum.

Dia menambahkan, baik pendidikan formal maupun non formal kurikulum itu merupakan ruh yang menentukan maju mundurnya sebuah lembaga pendidikan. Ijam mencontohkan, para ustadz bisa mengajar sekalipun tanpa menggunakan buku panduan sekalipun. Asalkan bisa membaca kurikulum.

“Kurikulum itu ada batasan-batasan. Contoh untuk kelas 1 umpamanya, ada beberapa kompetensi dasar yang harus dicapai dalam satu semester ini,” jelasnya.

Maka pengembang kata dia, memiliki kewajiban untuk menjabarkan kurikulum dalam satu paket itu. Pada akhirnya setiap capaian tersebut akan dievaluasi dengan ujian semester. Dengan kata lain, dengan adanya kurikulum itu, untuk membuka mindset pera penyelenggara pendidikan.

Kurikulum itu sendiri lanjut dia, bersifat dinamis tidak statis. Karena secara tersurat maupun tersurat akan disesuaikan dengan perkembangan zaman. Dengan kata lain, di era digital saat ini perkembangan kurikulum tidak lagi bisa menggunakan pola lama yang sudah tidak sejalan lagi dengan kondisi hari ini.

Lebih jauh dia menjelaskan, dalam membaca kurikulum itu memiliki beraneka ragam penafsiran. Kurikulum bisa dilaksanakan dengan baik jika masing-masing mempunyai kemampuan dan dianggap sebagai kebutuhan dan didasari keberanian mengeksekusi.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Gandeng RCC Bandung, UMMI Dongkrak Produktivitas Dosen Lewat Workshop Karya Ilmiah
Kang Anom: PWI Siap Jadi Pengawas SPMB Bersih di Sukabumi
Disdik Sukabumi Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Bebas Diskriminasi
ADPUB Goes to Visit, Mahasiswa UMMI Pelajari Sistem Demokrasi di KPU RI
Kemenkes Puji Totalitas Bupati Sukabumi Dorong Fakultas Kedokteran Pertama di Sukabumi
Mahasiswa Hukum NPU Raih Bronze Medal di MEC 8 Lombok, Usung Gagasan Ini!
Bikin Bangga! Dua Siswa Terbaik Sukabumi Lolos Paskibraka Jawa Barat 2026
Keren! SMI Team Silat Edan Borong 5 Piala di O2SN Pencak Silat Kecamatan Cicurug 2026

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:57 WIB

Gandeng RCC Bandung, UMMI Dongkrak Produktivitas Dosen Lewat Workshop Karya Ilmiah

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:34 WIB

Kang Anom: PWI Siap Jadi Pengawas SPMB Bersih di Sukabumi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:41 WIB

Disdik Sukabumi Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Bebas Diskriminasi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:42 WIB

ADPUB Goes to Visit, Mahasiswa UMMI Pelajari Sistem Demokrasi di KPU RI

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:13 WIB

Kemenkes Puji Totalitas Bupati Sukabumi Dorong Fakultas Kedokteran Pertama di Sukabumi

Berita Terbaru