Mahasiswa Hukum NPU Raih Bronze Medal di MEC 8 Lombok, Usung Gagasan Ini!

Senin, 18 Mei 2026 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Nusa Putra University. Tim dari Program Studi Hukum sukses meraih Bronze Medal dalam ajang nasional Mandalika Essay Competition (MEC) 8 yang digelar di Lombok pada 16–18 Mei 2026. Kompetisi bergengsi ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk menghadirkan gagasan ilmiah, inovatif, dan solutif terhadap isu-isu strategis nasional.

Tim perwakilan Nusa Putra University terdiri atas Raihan Fadhil Ramadhan, Nada Aljahra, dan Yazril Ilham. Ketiganya berhasil memikat perhatian dewan juri melalui esai berjudul “Restorasi Paradigma Hukum: Dari Ekonomi Ekstraktif Menuju Keadilan Ekologis di Kalimantan sebagai Upaya Perlindungan Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Adat Menggunakan Kerangka Hukum Progresif.”

Melalui karya tersebut, tim mahasiswa hukum NPU mengangkat persoalan degradasi lingkungan di Kalimantan akibat praktik ekonomi ekstraktif yang dinilai mengesampingkan keadilan ekologis dan hak-hak masyarakat adat. Dalam risetnya, mereka menyoroti tingginya angka deforestasi Indonesia pada tahun 2024 yang mencapai 299.650 hektar, dengan Kalimantan sebagai wilayah terdampak terbesar. Bahkan, sekitar 97 persen deforestasi disebut terjadi di area konsesi atau proyek resmi.

Sebagai solusi, tim menawarkan pendekatan hukum progresif berbasis ekosentrisme, yakni paradigma yang memandang alam bukan sekadar objek eksploitasi, melainkan subjek yang harus mendapatkan perlindungan hukum. Mereka juga menekankan pentingnya integrasi hukum adat serta penerapan prinsip Free, Prior and Informed Consent (FPIC) dalam kebijakan tata ruang dan pengelolaan kawasan hutan.

Raihan Fadhil Ramadhan mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil dari proses panjang yang dipenuhi diskusi, riset, dan kerja sama tim.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa membawa pulang Bronze Medal untuk Nusa Putra University. Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa hukum tidak hanya belajar teori, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan nyata untuk menjawab persoalan lingkungan dan keadilan sosial di Indonesia,” ujarnya.

Senada dengan itu, Nada Aljahra menyampaikan bahwa tema yang mereka angkat lahir dari keresahan terhadap kondisi lingkungan dan konflik masyarakat adat yang masih terus terjadi hingga saat ini.

“Kami ingin menghadirkan perspektif bahwa hukum harus berpihak pada keberlanjutan lingkungan dan masyarakat adat. Semoga gagasan ini bisa menjadi kontribusi kecil bagi masa depan kebijakan lingkungan di Indonesia,” tuturnya.

Dosen pembimbing, Muhammad Ridho Sinaga, S.H., M.H., turut memberikan apresiasi atas keberhasilan mahasiswanya. Ia menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Nusa Putra University memiliki kemampuan berpikir kritis, analitis, dan solutif dalam menjawab isu-isu strategis nasional.

“Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa memiliki kapasitas akademik yang kompetitif di tingkat nasional. Kami bangga karena mereka mampu mengangkat isu ekologis dan hukum adat dengan pendekatan ilmiah yang kuat serta relevan dengan kondisi saat ini,” jelasnya.

Apresiasi juga datang dari pihak Biro Kemahasiswaan Nusa Putra University melalui Gia Yosep Gunawan. Ia menyebut prestasi ini sebagai bagian dari komitmen kampus dalam mendorong mahasiswa untuk aktif berkarya, berkompetisi, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui bidang akademik.

“Prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berani tampil, berpikir kritis, dan menghasilkan karya yang berdampak. Nusa Putra University akan terus mendukung pengembangan potensi mahasiswa baik di bidang akademik maupun non-akademik,” ungkapnya.

Keberhasilan ini semakin menegaskan komitmen Nusa Putra University dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap isu sosial, lingkungan, dan masa depan bangsa.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Rambut Rapi, Karakter Terbentuk, Cara SMKS Jamiyatul Aulad Palabuhanratu Tekankan Disiplin
Siswi SMK di Sukabumi Diduga Diperlakukan Tak Pantas saat PKL
Beasiswa Bupati Sukabumi Jadi Bagian dari 2.034 Mahasiswa Baru UMMI Tahun Ini
Tragis! Dua Pelajar SMP Meninggal dalam Kecelakaan di Jalan Palabuhan II Cikembar 
Program Adiwiyata, DLH Sukabumi Bina Pelajar Lestarikan Alam
Dua Pekan Belajar Jurnalistik, PPL Mahasiswa Institut Al-Masthuriyah di Jurnal Sukabumi Resmi Ditutup
Wajib Jaga Alam dan DAS, Dewan Bayu: Mitigasi Bencana Harus Dimulai dari Hulu
Dari Sekolah ke Rumah, DLH Sukabumi Ingin Kebiasaan Adiwiyata Menular

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:26 WIB

Rambut Rapi, Karakter Terbentuk, Cara SMKS Jamiyatul Aulad Palabuhanratu Tekankan Disiplin

Senin, 14 September 2026 - 18:56 WIB

Siswi SMK di Sukabumi Diduga Diperlakukan Tak Pantas saat PKL

Senin, 14 September 2026 - 16:09 WIB

Beasiswa Bupati Sukabumi Jadi Bagian dari 2.034 Mahasiswa Baru UMMI Tahun Ini

Minggu, 13 September 2026 - 21:05 WIB

Tragis! Dua Pelajar SMP Meninggal dalam Kecelakaan di Jalan Palabuhan II Cikembar 

Kamis, 10 September 2026 - 15:37 WIB

Program Adiwiyata, DLH Sukabumi Bina Pelajar Lestarikan Alam

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam