JURNALSUKABUMI.COM – Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman bareng Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Gungun Gunardi, menggelar rapat koordinasi persiapan monitoring pelaksanaan pilkades serentak siklus II Gelombang I 2022, Kamis (28/4/22). Dalam pelaksanaannya nanti diharapkan berjalan tertib, aman,demokratis sukses tanpa ekses.
“Jadi, pelaksanaan pilkades harus aman. Oleh karena itu, perlu dukungan perangkat daerah dalam memonitoring,” kata Ade.
Rapat tersebut lanjut dia, membahas teknis monitoring pelaksanan pilkades serentak 8 Mei mendatang. Dimana ajang memilih orang nomor satu di tingkat pemerintah desa itu, akan dilaksanakan di 70 desa dan 36 kecamatan.
Sekda juga menegaskan, parameter suksesnya pelaksanaan pilkades serentak ialah terjaminnya kondusifitas wilayah. Apalagi, Kabupaten Sukabumi merupakan daerah yang cukup dekat dengan ibu kota.
Selama monitoring, sekda menekankan petugas dari setiap perangkat daerah untuk mengecek setiap tahapan pemilihan sesuai peraturan perundang-undangan. Mulai dari jumlah pemilih dari setiap TPS hingga memastikan kriteria suara sah dan tidak sah.
“Satu TPS itu, maksimal 500 pemilih. Selain itu, protokol kesehatan harus diperhatikan ketika pelaksanaan pemilihan. Hasil monitoring ini akan disampaikan ke sekretariat pilkades,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi Gungun Gunardi mengatakan, daerah terluas di Jawa Barat ini menjadi barometer nasional dalam pelaksanaan pilkades. Khususnya, dari sisi keamanan selama pelaksanaan pilkades serentak.
“Jadi, kita harapkan pelaksanaan lancar dan kondusif,” bebernya.
Tak hanya itu, pelaksanaan pilkades di Kabupaten Sukabumi ini dijadikan pilot project Kemendagri RI. Terutama dari penerapan 500 pemilih dalam satu TPS.
“Hasil dari pelaksanaan di Sukabumi ini, akan menjadi evaluasi perbaikan sistem pilkades serentak di Indonesia,” terangnya.
Dalam kegiatan tersebut, dilaksanakan pula pembagian tugas ke setiap perangkat daerah untuk memonitoring daerah yang melaksanakan pilkades serentak.
Redaktur: Usep Mulyana












