DPRD Sukabumi Serap Aspirasi Warga Waluran, Infrastruktur Jalan Jadi Keluhan Utama

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Persoalan infrastruktur jalan masih menjadi pekerjaan rumah yang banyak dikeluhkan masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. Keluhan tersebut kembali mencuat saat Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan, Anang Janur, menggelar Reses Ke-II Tahun Sidang 2026 di Aula Desa Mangunjaya, Kecamatan Waluran, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan yang dihadiri aparatur desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan ratusan warga itu menjadi ruang dialog antara masyarakat dengan wakil rakyat yang duduk di parlemen daerah.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan yang dinilai mendesak. Mulai dari perbaikan jalan lingkungan, pembangunan sarana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), hingga infrastruktur pendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Anang Janur mengatakan, reses merupakan kesempatan bagi anggota DPRD untuk mendengar langsung persoalan yang dihadapi masyarakat di daerah pemilihannya. Melalui forum tersebut, berbagai usulan warga dapat dihimpun untuk kemudian dibahas dalam mekanisme perencanaan pembangunan daerah.

“Reses ini adalah momen penting bagi kami untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Semua aspirasi yang disampaikan akan kami catat, bahas, dan usulkan dalam rapat-rapat DPRD agar dapat menjadi perhatian pemerintah daerah,” ujarnya.

Menurut Anang, dari sejumlah usulan yang masuk, persoalan infrastruktur jalan masih mendominasi aspirasi masyarakat. Kondisi jalan yang belum optimal dinilai berdampak terhadap mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, hingga aktivitas ekonomi sehari-hari.

“Secara umum mereka mengharapkan adanya perbaikan infrastruktur jalan karena kondisi yang ada saat ini memang memerlukan perhatian dan penanganan,” katanya.

Sebagai wakil rakyat dari Dapil VI, Anang menegaskan akan membawa berbagai usulan tersebut ke pembahasan di DPRD agar dapat menjadi bagian dari program prioritas pembangunan daerah.

Ia menilai, pembangunan infrastruktur dasar masih menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat pedesaan karena berkaitan langsung dengan akses layanan pendidikan, kesehatan, dan pertumbuhan ekonomi lokal.

“Melalui kegiatan reses ini, diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan, tetapi juga menjadi jembatan yang mampu menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Beralih ke Komisi I DPRD, Dewan Jajah Siap Kawal Pemerintahan dan Aspirasi Rakyat
DPRD Sukabumi Tampung Aspirasi Warga, Pembahasan Anggaran 2027 Mulai Bergulir
DPRD Sukabumi Kawal Hak 332 Eks Karyawan, Dua Perusahaan Tambang Mangkir dari Audiensi
DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan Laut, Dewan Dadang: Nelayan Sukabumi Jangan Terus Jadi Penonton
DPRD Sahkan Persetujuan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Perkuat Pengawasan Keuangan Daerah
Teddy Setiadi Ajak Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum 10 Muharram 1448 H
Sukabumi Raih WTP ke-12 Kali Berturut-turut, Wabup Andreas Beberkan Kinerja APBD 2025 di DPRD
DPRD dan Pemkab Sukabumi Sepakati Dua Raperda Strategis, Tanah Telantar dan Transportasi Jadi Fokus

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:41 WIB

Beralih ke Komisi I DPRD, Dewan Jajah Siap Kawal Pemerintahan dan Aspirasi Rakyat

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:10 WIB

DPRD Sukabumi Tampung Aspirasi Warga, Pembahasan Anggaran 2027 Mulai Bergulir

Senin, 6 Juli 2026 - 12:55 WIB

DPRD Sukabumi Kawal Hak 332 Eks Karyawan, Dua Perusahaan Tambang Mangkir dari Audiensi

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:22 WIB

DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan Laut, Dewan Dadang: Nelayan Sukabumi Jangan Terus Jadi Penonton

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:57 WIB

DPRD Sahkan Persetujuan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Perkuat Pengawasan Keuangan Daerah

Berita Terbaru