Serap Aspirasi Warga, Rika Yulistina Tekankan Isu Anak dan Perempuan

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Golkar, Rika Yulistina mengawali reses perdana Masa Sidang I Tahun 2026 dengan turun langsung ke wilayah Kecamatan Palabuhanratu, Rabu (4/6/2026).

Kegiatan ini dimanfaatkan untuk mendengarkan berbagai persoalan riil yang dihadapi masyarakat, dengan fokus utama pada isu perlindungan anak dan perempuan.

Dalam dialog bersama warga, Rika menilai bahwa persoalan perlindungan anak dan perempuan masih membutuhkan perhatian serius dari semua pihak.

Menurutnya, berbagai kasus yang terjadi tidak hanya berkaitan dengan aspek hukum, tetapi juga erat dengan faktor sosial, ekonomi, serta lingkungan keluarga.

“Perlindungan anak dan perempuan tidak bisa hanya diserahkan kepada satu pihak. Negara harus hadir, tetapi masyarakat juga harus dilibatkan agar pencegahan bisa dilakukan sejak dini,” ungkap Rika, Kamis pagi (5/2/2026).

Ia menegaskan, aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan penting dalam perumusan kebijakan dan pengawasan program pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan dengan upaya pencegahan kekerasan, pendampingan korban, serta penguatan peran keluarga dan lingkungan.

Selain isu sosial, warga Palabuhanratu juga menyampaikan berbagai masukan terkait pembangunan infrastruktur. Rika mencatat bahwa sejumlah proyek infrastruktur dasar di wilayah tersebut sudah mulai dilaksanakan dalam beberapa waktu terakhir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Infrastruktur ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga penunjang mobilitas dan penggerak ekonomi warga. Ketika akses jalan dan fasilitas dasar membaik, dampaknya langsung terasa pada aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Rika memastikan bahwa pembangunan infrastruktur tetap harus berjalan seiring dengan penguatan aspek sosial, termasuk perlindungan kelompok rentan. Ia menilai, kemajuan daerah tidak cukup hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari sejauh mana rasa aman dan keadilan dirasakan oleh anak-anak dan perempuan.

“Melalui reses ini, aspirasi masyarakat Palabuhanratu dapat terakomodasi secara proporsional dalam pembahasan kebijakan di DPRD Kabupaten Sukabumi, sehingga pembangunan yang dilakukan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga, baik secara ekonomi maupun sosial,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Idul Adha 1447 H, Reza Taojiri Ajak Warga Sukabumi Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial
Mangkir dari Panggilan DPRD, 11 Perusahaan Tower Dinilai Lecehkan Pemkab Sukabumi
Muhasabah Aparatur DPRD Sukabumi, Sekwan Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab Kerja
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Perda Larangan Miras Tetap Berlaku, Wacana Revisi Ditolak
Dewan Bayu Turun ke Akar Tradisi, Dorong Patanjala Jadi Instrumen Kebijakan Lingkungan
Peringati May Day, M. Reza Taojiri Ajak Buruh dan Pengusaha Perkuat Sinergi
DPRD Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Bupati Sukabumi Tekankan Perbaikan Kinerja Pemerintahan

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:24 WIB

Idul Adha 1447 H, Reza Taojiri Ajak Warga Sukabumi Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:26 WIB

Mangkir dari Panggilan DPRD, 11 Perusahaan Tower Dinilai Lecehkan Pemkab Sukabumi

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:15 WIB

Muhasabah Aparatur DPRD Sukabumi, Sekwan Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab Kerja

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:03 WIB

Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Perda Larangan Miras Tetap Berlaku, Wacana Revisi Ditolak

Berita Terbaru