Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ratusan buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi, Kamis (16/7/2026). Mereka menyuarakan sejumlah keluhan terkait pelayanan yang dinilai kurang optimal, termasuk dugaan praktik pencaloan dalam pengurusan klaim peserta.

Dalam aksi tersebut, para pekerja menyampaikan kekecewaan terhadap proses pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) yang dianggap berbelit dan memerlukan waktu cukup lama. Selain itu, mereka juga menyoroti kualitas pelayanan yang dinilai belum memuaskan.

Koordinator aksi, Muhamad Popon, mengatakan para buruh selama ini rutin membayar iuran setiap bulan dan berharap hak-hak mereka dapat dilayani dengan mudah dan cepat saat dibutuhkan.

“Setiap bulan kami membayar iuran dari hasil kerja kami. Saat hendak mengambil hak yang memang menjadi milik peserta, prosesnya jangan dipersulit. Kami juga meminta dugaan praktik pencaloan yang merugikan peserta segera ditindak tegas,” ujar Popon dalam orasinya.

Menurutnya, keberadaan oknum yang diduga menawarkan jasa percepatan pengurusan klaim dengan meminta sejumlah uang telah menimbulkan keresahan di kalangan peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Para buruh mendesak manajemen BPJS Ketenagakerjaan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lini pelayanan, serta memastikan proses pengurusan klaim berjalan transparan tanpa campur tangan pihak-pihak yang tidak berkepentingan.

“Kami hadir dan mengepung Kantor BPJS Ketenagakerjaan ini tidak lain menyampaikan keluhan keluhan dan mendesak segera terkabulkan,” tegasnya.

Aksi berlangsung dengan tertib di bawah pengawasan aparat kepolisian. Meski demikian, massa terus menyampaikan tuntutannya agar perbaikan pelayanan segera dilakukan demi memberikan kepastian dan kemudahan bagi para peserta.

Hingga berita ini diturunkan, pihak BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan yang disampaikan para peserta aksi.

Reporter: Idris Andriansah | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Terbaru! Dugaan Keracunan MBG di Sukabumi, Tiga Santri Masih Dirawat
Ombak Cimaja Pikat Peselancar Internasional, Wabup Bidik Efek Domino Pariwisata
Diduga Bakar Sampah, Api Membesar di Belakang Pabrik Saos Cibadak
MBG, Kopdes hingga Swasembada Jadi Sorotan, Sukabumi Sambut Pesan Prabowo
Polisi Ungkap Rantai Obat Terlarang Mulai Sasar Remaja hingga Pelajar di Sukabumi
Kasepuhan Ciptamulya Temui Sufmi Dasco, 9 Hektare Diproyeksikan Calon Kampung Adat Baru
15 Warga Sukabumi Tertahan di Kalimantan, Kolaborasi DPRD, Kapolres dan Bagong Mogok Buka Jalan Pulang
Konferprov PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Lawan Hoaks di Era Digital

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Terbaru! Dugaan Keracunan MBG di Sukabumi, Tiga Santri Masih Dirawat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Ombak Cimaja Pikat Peselancar Internasional, Wabup Bidik Efek Domino Pariwisata

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Diduga Bakar Sampah, Api Membesar di Belakang Pabrik Saos Cibadak

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:03 WIB

MBG, Kopdes hingga Swasembada Jadi Sorotan, Sukabumi Sambut Pesan Prabowo

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Polisi Ungkap Rantai Obat Terlarang Mulai Sasar Remaja hingga Pelajar di Sukabumi

Berita Terbaru