BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi terus memperkuat upaya mitigasi bencana melalui jalur pendidikan. Kali ini, BPBD menggandeng mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi IPB untuk menjadi penyampai edukasi kebencanaan kepada para pelajar di sejumlah sekolah.

Persiapan program tersebut dilakukan melalui kegiatan pendampingan dan diskusi di Kantor Kecamatan Palabuhanratu, Kamis (16/7/2026), yang dipandu oleh personel Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Wilayah I.

P2BK Cisolok, Andri Firmansyah, mengatakan kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi sekaligus membekali mahasiswa dengan pengetahuan dasar sebelum mereka terjun ke sekolah-sekolah.

“Kami memberikan pembekalan mengenai manajemen bencana, praktik pertolongan pertama kepada korban, serta simulasi sederhana. Bekal ini nantinya akan disampaikan kembali oleh mahasiswa kepada siswa dan siswi di sekolah, tentu dengan pendampingan dari P2BK di masing-masing wilayah,” ujar Andri.

Menurutnya, pendekatan melalui dunia pendidikan menjadi salah satu langkah strategis untuk membangun budaya sadar bencana sejak usia dini, mengingat Kabupaten Sukabumi merupakan daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap berbagai potensi bencana alam, seperti gempa bumi, tsunami, banjir, longsor, hingga cuaca ekstrem.

Selain menyusun rencana pelaksanaan sosialisasi, mahasiswa KKNT Inovasi IPB juga mendapatkan pelatihan teknis mengenai langkah penyelamatan diri saat terjadi bencana serta penanganan awal korban sebelum mendapatkan bantuan medis.

“Dalam pelaksanaan sosialisasi nanti, mahasiswa tidak akan bekerja sendiri. Seluruh kegiatan akan didampingi personel P2BK agar materi yang disampaikan sesuai dengan karakteristik ancaman bencana di masing-masing wilayah,” tambahnya.

Diketahui, kegiatan tersebut melibatkan sejumlah personel BPBD dan P2BK Wilayah I, yaitu Agus Setiawan, S.T., Dandi Sulaeman (P2BK Simpenan), Andri Firmansyah (P2BK Cisolok), Sihabudin (P2BK Bantargadung), Kuswan Hermawan, dan Ujang Nuryaman (P2BK Palabuhanratu).

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak
Tim Terpadu Tegaskan Kandang Ayam di Nagrak Tutup Sementara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:00 WIB

DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan

Berita Terbaru