JURNALSUKABUMI.COM – Perumda BPR Sukabumi Cabang Cicurug terus mempertegas komitmennya sebagai bank rakyat daerah yang tidak hanya melayani transaksi keuangan, tetapi juga hadir sebagai pendamping masyarakat dalam membangun kesadaran finansial.
Menyambut Bulan Inklusi Keuangan Oktober–November 2025, BPR Cicurug menyiapkan rangkaian kegiatan literasi keuangan untuk berbagai kalangan.
Kepala Cabang Perumda BPR Cicurug, Dendi Supiyandi, mengatakan bahwa sosialisasi ini akan menyasar masyarakat secara luas.
“Sasarannya tidak hanya pelajar, tapi juga ibu rumah tangga dan pelaku usaha kecil. Tergantung programnya, bisa ke sekolah, bisa juga ke ibu rumah tangga,” jelasnya, Jumat (12/9/2025).
Menurut Dendi, tujuan utama kegiatan ini adalah mengajarkan masyarakat agar mampu membedakan kebutuhan dan keinginan.
“Intinya mereka bisa memanfaatkan keuangan untuk hal-hal yang benar-benar dibutuhkan, bukan sekadar keinginan,” tegasnya.
Untuk pelajar, literasi akan digelar langsung di sekolah. Sedangkan bagi masyarakat umum, edukasi bisa dilakukan saat mereka berkunjung ke kantor cabang maupun dalam kegiatan sosialisasi ke sentra-sentra keramaian.
Selain membahas dasar-dasar pengelolaan keuangan, BPR Cicurug juga memberikan peringatan tentang bahaya investasi ilegal dan pinjaman online (pinjol) yang kerap menjerat masyarakat.
“Sekarang banyak trading-trading ilegal, itu harus dihindari. Begitu juga dengan pinjaman online, ada yang mengklaim bunga rendah, padahal kenyataannya bisa sampai 40 persen per bulan. Kalau sudah terjebak, nanti malah susah,” ungkap Dendi.
Meski kegiatan literasi ini berpotensi mendatangkan nasabah baru, Dendi menegaskan bahwa tujuan utama tetap edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
“Kalau masyarakat semakin paham, otomatis mereka akan lebih tepat dalam memanfaatkan layanan perbankan,” ujarnya.
Ke depan, BPR Cicurug berencana memperluas jangkauan literasi keuangan ke berbagai pusat aktivitas masyarakat.
“Selain ke sekolah, bisa juga ke pasar atau desa-desa. Semua sentra keuangan akan menjadi sasaran agar manfaatnya bisa lebih merata,” jelas Dendi.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












