JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah rumah berlantai dua di Perum Cimahpar Endah 1, Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, ludes dilalap api sekira pukul 11.23 WIB, Rabu (11/6/2025).
Menurut Ketua RT 02, Ida Nurminda, api pertama kali terlihat dari lantai dua rumah tersebut, didahului oleh suara ledakan. Saat kejadian, hanya ada Asisten Rumah Tangga (ART) di dalam rumah, sementara seorang penghuni lansia sedang berjemur di halaman.
Ida menduga, kebakaran ini kemungkinan disebabkan oleh korsleting listrik. Warga sekitar segera berupaya memadamkan api dengan alat seadanya dan menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat.
“Awal mulanya terjadinya kebakaran itu penghuni rumah tersebut lagi berjemur di luar tiba-tiba ada suara meledak dari atas dan pembantunya keluar ternyata sudah terlihat api meledak di atas mungkin itu diakibatkan dari kabel ada korslet,” kata Ida.
Enam unit mobil damkar dari berbagai pos, termasuk Cisaat, Pangleseran, Kota Sukabumi, dan Sukaraja, dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api yang semakin membesar.
Danton Posko VI Sukaraja Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi, Ade Feri, menjelaskan bahwa pihaknya menerima Informasi dari ART di lokasi menguatkan dugaan bahwa api bermula dari plafon lantai dua.
“Tadi sekitar pukul 11.23 WIB, kami mendapatkan telepon kemudian secepatnya kami respon dan kami meluncur langsung ke sini dan langsung melakukan aktivitas pemadaman api,” jelasnya.
Meskipun petugas damkar berhasil memadamkan api, mereka menghadapi kendala akses. Jalan menuju lokasi hanya bisa dilalui satu kendaraan, dan tim pemadam kebakaran hanya bisa masuk dari pintu depan rumah.
Ade Feri juga menyoroti banyaknya warga yang menonton dibanding membantu, namun syukurlah api berhasil dikendalikan.
Rumah dengan luas 430m² ini dihuni oleh empat orang dan milik Ade Sumartini (48). Saat kebakaran, Ade Sumartini sedang menjemput anaknya di sekolah. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.
Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 12.30 WIB, dengan kerugian parah hanya terjadi di bagian lantai dua dan selasar. Total kerugian masih dalam tahap penghitungan.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan












