Inspektorat Tinjau Proyek Jalan Gudang, Temukan Kekurangan pada Pengukuran Pekerjaan

Rabu, 22 April 2026 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Inspektorat di Kota Sukabumi melakukan peninjauan terhadap proyek perbaikan Jalan Gudang dan menemukan adanya kekurangan pada sejumlah item pekerjaan. Temuan tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui rekomendasi resmi kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Auditor Inspektorat Kota Sukabumi, Saepul Rahman, menjelaskan bahwa pemeriksaan sementara baru mencakup dua item pekerjaan, yakni pekerjaan pengaman dan pengupasan.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, ada catatan dari sisi nilai pekerjaan yang dinilai kurang. Hal ini akan kami analisa lebih lanjut sebelum dilaporkan ke PPK,” ujarnya kepada awak media, Rabu (22/4).

Menurutnya, untuk pekerjaan pengaman, panjang yang dikerjakan sudah sesuai kontrak bahkan melebihi. Namun, pada pekerjaan pengupasan ditemukan adanya kekurangan panjang sekitar 1,5 meter yang harus segera diperbaiki oleh pihak kontraktor.

“Untuk pengupasan masih ada kekurangan sekitar 1,5 meter dan itu wajib dikerjakan kembali,” jelasnya.

Ia menambahkan, perbedaan metode pengukuran diduga menjadi penyebab adanya selisih tersebut. Pihak kontraktor menggunakan alat ukur roda dorong, sementara tim pemeriksa menggunakan meteran gulung (roll), yang berpotensi menghasilkan perbedaan angka.

“Kemungkinan ada perbedaan saat pengukuran. Mereka menggunakan meteran roda, sementara kami menggunakan meteran roll. Biasanya memang ada selisih, tetapi ini cukup signifikan karena dapat memengaruhi nilai pekerjaan,” katanya.

Atas temuan itu, Inspektorat akan menyampaikan rekomendasi tertulis agar kontraktor segera melakukan penyesuaian pekerjaan sesuai kekurangan yang ditemukan.

Selanjutnya, laporan hasil pemeriksaan akan disampaikan kepada PPK untuk ditindaklanjuti. Pemeriksaan juga akan berlanjut pada item pekerjaan lainnya, seperti pengecoran dan pembesian.

“Ke depan, item lain seperti pengecoran dan pembesian juga akan kami periksa. Untuk saat ini, yang menjadi catatan utama adalah panjang penggaliannya,” pungkasnya.

Reporter: Rizqi Taupiq | Redaktur: Ujang Herlan 

 

Berita Terkait

Nahas! Pemuda Asal Cikidang Tewas Tenggelam di Curug Tiga Kabandungan
Warga Geruduk Pengembang Perumahan di Nagrak, Tuntut Janji yang Tak Kunjung Ditepati
Hari Ketiga Pencarian Tobi Efendi, Tim Gabungan Perluas Penyisiran hingga 9 Nautical Mil
Truk Box Tertabrak KA Pangrango di Cibadak, Satu Pemotor Tewas
Dicekoki Miras hingga Tak Sadarkan Diri, Remaja Sukabumi Diduga Dijual ke Pria Hidung Belang
Apes! Tabrak Tembok Masjid, Pelaku Curanmor Babak Belur Dihajar Massa di Nagrak
Pedagang Sayur Tewas Terlindas KA Pangrango di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:11 WIB

Nahas! Pemuda Asal Cikidang Tewas Tenggelam di Curug Tiga Kabandungan

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:44 WIB

Warga Geruduk Pengembang Perumahan di Nagrak, Tuntut Janji yang Tak Kunjung Ditepati

Senin, 22 Juni 2026 - 12:25 WIB

Hari Ketiga Pencarian Tobi Efendi, Tim Gabungan Perluas Penyisiran hingga 9 Nautical Mil

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:54 WIB

Truk Box Tertabrak KA Pangrango di Cibadak, Satu Pemotor Tewas

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:16 WIB

Dicekoki Miras hingga Tak Sadarkan Diri, Remaja Sukabumi Diduga Dijual ke Pria Hidung Belang

Berita Terbaru