Akses KA Menuju Sukabumi Terganggu, Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan

Senin, 20 April 2026 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Akses perjalanan kereta api menuju Sukabumi terganggu setelah jalur rel di petak Cibeber–Lampegan tidak dapat dilalui akibat gogosan. Kondisi ini berdampak langsung pada pembatalan sejumlah perjalanan KA Siliwangi yang melayani rute menuju dan dari Sukabumi.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung menjelaskan, gangguan terdeteksi saat petugas melakukan patroli rutin pada Minggu (19/4/2026) malam. Ditemukan adanya perubahan struktur rel di Km 74+9/0 yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan bahwa jalur tersebut untuk sementara tidak dapat dilalui hingga proses perbaikan selesai. “Keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama, sehingga jalur kami tutup sementara sampai dinyatakan aman,” ujarnya.

Akibat gangguan ini, perjalanan KA Siliwangi (345) relasi Cipatat–Sukabumi dibatalkan dan hanya beroperasi sampai Stasiun Cianjur. Selain itu, perjalanan KA 342 Siliwangi relasi Sukabumi–Cipatat yang dijadwalkan berangkat Senin (20/4/2026) pukul 05.15 WIB juga turut dibatalkan.

Pembatalan ini berdampak pada mobilitas masyarakat Sukabumi yang mengandalkan kereta api sebagai sarana transportasi utama, terutama untuk perjalanan pagi hari.

KAI Daop 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak. Sebagai bentuk kompensasi, penumpang dapat melakukan pembatalan tiket dengan pengembalian dana penuh, di luar biaya pemesanan.

Pembatalan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun di loket stasiun dalam waktu maksimal 7 x 24 jam sejak jadwal keberangkatan.

Saat ini, KAI Daop 2 Bandung terus melakukan percepatan perbaikan jalur agar perjalanan kereta api menuju Sukabumi dapat segera kembali normal. Upaya perbaikan dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan dan sesuai standar operasional yang berlaku.

“Kami berupaya semaksimal mungkin agar jalur segera pulih dan layanan kembali berjalan lancar. Kami juga mengapresiasi pengertian masyarakat atas kondisi ini,” tutup Kuswardojo.

Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat Nasional
BEM Bersatu Tolak Gerakan Mahasiswa yang Ditunggangi Politik Praktis
Agus Andrianto Dorong Lapas Kembangkan Usaha Mandiri, Tegaskan Jajaran Jangan “Nakal”
Menteri Yandri Susanto ‘Tantang’ Mahasiswa UMMI Bangun Desa Entrepreneur
Ole Romeny Jadi Pahlawan! Indonesia Tundukkan Mozambik 1-0 di FIFA Matchday
Belum Ada PJU, Pengguna Jembatan Baru Pamuruyan Diminta Waspada
Komisi II DPR RI Dorong Kepastian Nasib PPPK, Heri Gunawan: Jangan Sampai Ada PHK
Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:33 WIB

SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat Nasional

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:13 WIB

BEM Bersatu Tolak Gerakan Mahasiswa yang Ditunggangi Politik Praktis

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:58 WIB

Agus Andrianto Dorong Lapas Kembangkan Usaha Mandiri, Tegaskan Jajaran Jangan “Nakal”

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:17 WIB

Menteri Yandri Susanto ‘Tantang’ Mahasiswa UMMI Bangun Desa Entrepreneur

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:31 WIB

Ole Romeny Jadi Pahlawan! Indonesia Tundukkan Mozambik 1-0 di FIFA Matchday

Berita Terbaru