Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia

Kamis, 16 April 2026 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bencana tanah longsor terjadi di Kampung Griya Sukamaju, RT 01 RW 02, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Peristiwa tersebut dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut dalam waktu cukup lama. Akibatnya, tebing sepanjang kurang lebih 10 meter dengan tinggi sekitar 8 meter longsor dan menimpa area permukiman warga.

“Dalam kejadian ini, satu unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat. Selain itu, seorang warga perempuan bernama Afni Nopianti (30) meninggal dunia setelah tertimbun material longsoran,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Sukabumi, H. Eki Radiana kepada jurnalsukabumi.com.

Selain korban meninggal, satu kepala keluarga dengan dua jiwa dilaporkan terdampak dan terancam, serta satu kepala keluarga lainnya terpaksa mengungsi akibat kondisi yang tidak aman.

Tim gabungan yang terdiri dari P2BK, Pol PP, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Tagana telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan assessment, berkoordinasi dengan aparat setempat, serta melakukan evakuasi korban dan pembersihan material longsor.

“Hingga saat ini, material longsoran masih belum sepenuhnya berhasil dievakuasi, sehingga proses penanganan masih terus dilakukan,” terangnya.

Atas kejadian ini, BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan deras yang dapat memicu bencana serupa.

“BPBD Kabupaten Sukabumi juga telah memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak,” tutup H. Eki.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Berita Terbaru