GMNI Sukabumi Desak Pemerintah Bongkar Dalang Intelektual Penyiraman Air Keras Aktivis

Rabu, 1 April 2026 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sukabumi Raya mengutuk keras aksi penyiraman air keras terhadap aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Andrie Yunus.

Sekretaris DPC GMNI Sukabumi Raya, Rifky Zulhadzillah, menilai bahwa peristiwa tersebut bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan serangan yang terencana terhadap demokrasi dan konstitusi.

“Ini bukan hanya tindak pidana biasa, tetapi serangan serius terhadap demokrasi. Kami mendesak pemerintah pusat untuk segera membongkar dalang intelektual di balik penyiraman air keras terhadap aktivis,” ujar Rifky kepada wartawan, Rabu (1/4).

Menurutnya, hingga saat ini penanganan kasus tersebut dinilai belum menunjukkan arah yang jelas. Ia menilai kondisi tersebut mencerminkan lemahnya supremasi hukum di Indonesia.

“Ketidakjelasan arah penyidikan mencerminkan rapuhnya supremasi hukum. Publik seperti disuguhi ketidakterbukaan yang berpotensi melanggengkan budaya impunitas,” jelasnya.

Rifky juga menekankan pentingnya transparansi dalam proses penegakan hukum agar kepercayaan publik tetap terjaga.

“Kami berharap pengungkapan kasus ini dilakukan secara transparan. Jangan sampai ada informasi yang ditutup-tutupi,” tegasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan Pasal 1 ayat (3) UUD 1945, Indonesia merupakan negara hukum yang menjunjung tinggi prinsip transparansi dan keadilan.

“Ketika mekanisme penanganan perkara tidak jelas dan informasi publik dibatasi, yang terjadi bukan kepastian hukum, melainkan ketidakpastian hukum. Ini membuka ruang gelap yang berpotensi melindungi pihak tertentu,” pungkasnya.

Reporter: Rizqi Taupiq | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Kemenkes Puji Totalitas Bupati Sukabumi Dorong Fakultas Kedokteran Pertama di Sukabumi
Sang “Predator”, Sapi Kurban Prabowo Siap Disembelih di Sukabumi
Hergun Sebut Pernyataan Presiden Prabowo Soal ‘Desa Tak Pakai Dolar’: Fundamental Indonesia Kuat
Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Arah Ibu Kota via Tol Bocimi Kembali Dibuka
Hergun Tegaskan Belum Ada Pembahasan Revisi UU Pemilu 
APPMBGI National Summit 2026, DPD Sukabumi: Kolaborasi Menuju Generasi Cerdas dan Sehat
Akses KA Menuju Sukabumi Terganggu, Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan
Arnold Herman Sama, Mahasiswa Nusa Putra University Menang Debut Tinju di Leindel Combat Sport Vol 2

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:13 WIB

Kemenkes Puji Totalitas Bupati Sukabumi Dorong Fakultas Kedokteran Pertama di Sukabumi

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:58 WIB

Sang “Predator”, Sapi Kurban Prabowo Siap Disembelih di Sukabumi

Senin, 18 Mei 2026 - 19:29 WIB

Hergun Sebut Pernyataan Presiden Prabowo Soal ‘Desa Tak Pakai Dolar’: Fundamental Indonesia Kuat

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:07 WIB

Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Arah Ibu Kota via Tol Bocimi Kembali Dibuka

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:06 WIB

Hergun Tegaskan Belum Ada Pembahasan Revisi UU Pemilu 

Berita Terbaru

Pendidikan

Kang Anom: PWI Siap Jadi Pengawas SPMB Bersih di Sukabumi

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:34 WIB