4.000 Bibit Pohon Beragam Jenis, Ditanam di Wilayah Sukabumi dan Cianjur dalam Kegiatan PTMGRMD 2025

Senin, 14 April 2025 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebanyak 4.000 bibit pohon ditanam dalam kegiatan Penanaman Pohon Program Perguruan Tinggi Mandiri Gotong Royong Membangun Desa (PTMGRMD) Wilayah Sukabumi–Cianjur Tahun 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jabar & Banten, dan Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas RI, pada Jumat, 11 April 2025 bertempat di Kecamatan Tegalbuleud Sukabumi dan Kecamatan Agrabinta Cianjur.

Program PTMGRMD merupakan inisiatif kolaboratif antara sembilan perguruan tinggi di wilayah Sukabumi dan Cianjur yaitu :Nusa Putra University sebagai koordinator utama Universitas STISIP Guna Nusantara, Universitas Suryakancana, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Sekolah Tinggi Hukum Pasundan, STISIP Widyaputri Mandiri, Universitas Lingga Buana PGRI Sukabumi, Sekolah Tinggi Kesehatan Sukabumi, serta Sekolah Tinggi Bina Mutiara Sukabumi. Serta didukung oleh Lemhannas RI dan BPDAS Citarum–Ciliwung. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pelestarian lingkungan, mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam pembangunan desa, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penghijauan sebagai upaya mitigasi perubahan iklim.

Ketua Pelaksana kegiatan, Ir. Paikun, ST., MT., IPM., ASEAN Eng, menyampaikan bahwa proses pemilihan jenis tanaman dilakukan melalui koordinasi antara mahasiswa KKN dan pemerintah desa, sehingga bibit yang ditanam sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik wilayah setempat. “Tanaman yang akan kita tanam terdiri dari pohon sengon, sirsak, jambu biji merah, ketapang kencana, hingga pohon mahoni. Bibit ini merupakan hasil koordinasi dan disediakan oleh Lemhannas RI serta Kementerian Kehutanan melalui BPDAS Citarum–Ciliwung,” ujarnya dalam laporan kegiatan.

Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jabar & Banten, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk investasi jangka panjang untuk generasi mendatang. “Hari ini kita menanam, bukan untuk kita panen, tetapi untuk dinikmati oleh anak cucu kita. Perguruan tinggi harus terus melanjutkan proses ini melalui riset dan inovasi. Dari satu pohon, harus ada nilai tambah, baik dari buah, kayu, maupun produk turunannya,” tuturnya.

Sementara itu, Deputi PPNK Lemhannas RI, Mayjen TNI Rido Hermawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk konkret pembelajaran kebangsaan yang relevan dengan tantangan global hari ini. “Penanaman pohon menjadi bagian dari upaya mempertahankan ruang hidup. Ini bukan sekadar program lingkungan, tapi juga bentuk kesiapan kita menjawab isu krisis pangan, air, dan energi ke depan,” tegasnya.

Nunik Destria Arianti., P.hd, yang hadir mewakili Ketua Umum PTMGRMD, Rektor Nusa Putra University Dr. Kurniawan menyatakan bahwa penanaman pohon ini bukan hanya sekadar kegiatan simbolik, melainkan bentuk komitmen nyata perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa dan pelestarian lingkungan. “Kami berharap terbangun sinergi yang kuat antara civitas akademika dan masyarakat desa dalam menjaga keseimbangan ekosistem, memperbaiki kualitas lingkungan, serta menciptakan ruang hijau yang produktif secara ekologis, sosial, dan ekonomis,” ujarnya.

Selain itu, Camat Tegalbuleud, Encep Iskandar, mengapresiasi dipilihnya wilayahnya sebagai lokasi utama kegiatan penanaman pohon. Ia menyebut bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi geografis daerah yang cukup panas dan kering. “Kami berharap tanaman-tanaman ini dapat mendukung ketahanan pangan masyarakat, bahkan memberikan dampak terhadap penurunan angka stunting jika dikelola dengan baik. Kami yakin sebagian besar dari 4.000 pohon ini akan tumbuh, asalkan dirawat dengan serius,” ujarnya.

Salah satu peserta KKN dari STISIP Guna Nusantara Sukabumi, Yasil Purnama, mengungkapkan rasa syukurnya dapat terlibat dalam program ini. “Hari ini sangat berkesan. Kami belajar banyak dari masyarakat dan para pemangku kebijakan. Pengalaman ini bukan hanya untuk kampus, tapi juga bisa kami bawa ke masyarakat di lingkungan kami sendiri,” ujarnya.

Kegiatan penanaman pohon ini bukan hanya tentang menanam bibit, tetapi juga menanam harapan dan komitmen bersama untuk menjaga lingkungan hidup. Melalui kolaborasi lintas institusi, diharapkan desa-desa di wilayah Sukabumi dan Cianjur dapat menjadi contoh pembangunan berkelanjutan berbasis partisipasi masyarakat dan akademik. (ADV*).

Berita Terkait

Usai MPLS, SMPN 1 Cidahu Terapkan Ajaran Baru dengan Pondasi Kedisiplinan Penuh 
Sabet 9 Penghargaan, Kontingen Pentas PAI SD Kabupaten Sukabumi Raih Juara Umum III Jawa Barat
BEM Kabinet Nawasena Universitas Nusa Putra Dukung Penuh Build with Gemma AI Hackathon 2026 
Sinergi Dunia Pendidikan dan Media, Jurnalsukabumi.com Terima Mahasiswa PKL dari Nusa Putra University
Nusa Putra University Raih Hibah Penelitian dan Hilirisasi Kemdiktisaintek 2026 Senilai Lebih dari Rp6 Miliar
Edukasi Siswa Baru SMP IT At-Taisiriyah, Kang Uj: Waspadai Modus Judol Berkedok Game!
Tahun Ajaran Baru Jadi Momentum Menabung, Minat Tabungan SiWajar di BPR Sukabumi Meningkat
Perkuat Karakter Generasi Muda, Padepokan Silaturahmi Gelar Diksar/Ujian Kenaikan Sabuk & Peringati HUT SMI ke-39

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 12:09 WIB

Usai MPLS, SMPN 1 Cidahu Terapkan Ajaran Baru dengan Pondasi Kedisiplinan Penuh 

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:26 WIB

Sabet 9 Penghargaan, Kontingen Pentas PAI SD Kabupaten Sukabumi Raih Juara Umum III Jawa Barat

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:47 WIB

BEM Kabinet Nawasena Universitas Nusa Putra Dukung Penuh Build with Gemma AI Hackathon 2026 

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:46 WIB

Sinergi Dunia Pendidikan dan Media, Jurnalsukabumi.com Terima Mahasiswa PKL dari Nusa Putra University

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:24 WIB

Nusa Putra University Raih Hibah Penelitian dan Hilirisasi Kemdiktisaintek 2026 Senilai Lebih dari Rp6 Miliar

Berita Terbaru