JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Sukabumi, berpartisipasi aktif dalam kegiatan desa tanggung bencana di di Desa Sekarwangi Kecamatan Cibadak. Terutama dalam hal penaggulangan stunting. Demikian disampaikan Kadiskan, Nunung Nurhayati, Jumat (16/6/23).
“Kami dalam penanggulangan bencana bergerak dalam penaggulangan stunting. Karena stunting merupakan salah satu indikator dalam penuntasan agar anak-anak di Kabupaten Sukabumi lebih cerdas, lebih sehat dan berkarya,” kata Nunung.
Untuk itu kata dia, pihaknya terus berupaya untuk bersinergi dengan desa untuk melakukan budidaya dalam ikan di ember. Budidaya ikan kata dia, tidak harus memiliki kolam tetapi bisa melakukan ekstensifikasi, modifikasi teknologi budi daya di masing-masing rumah atau pekarangan.
“Jadi kalau misalnya masyarakat tidak memiliki kolam bisa dilakukan dengan barang bekas misalnya ember, tong, terpal, di masing-masing rumah,” ungkapnya.
Dia berharap kepada setiap orang tua, yang buah hatinya terindikasi stunting maka diupayakan untuk mengkonsumsi makanan olahan ikan.
Tujuannya, supaya anak-anak suka makan ikan dan ibu-ibu muda juga bisa mengolah olahan ikan ini dengan mudah karena tidak usah membersihkan dulu untuk menghilangkan durinya bisa dengan cara dikukus.
Selanjutnya, masing-masing kedusunan di Desa Sekarwangi juga dibantu bagi yang memiliki kolam untuk budi daya . Kita memberi benih ikan nila supaya ikan nilanya bisa dipelihara dan diolah dan juga bisa meningkatkan perekonomian yang ada di wilayah sekitarnya.
“Nah itu upaya kita dalam tangguh bencana dalam penaggulangan stunting. Hal ini terkait program Imah ikan masuk rumah berarti dari hulu sampai hilir bersinergi dalam produksi perikanan ketersediaan dan keterjangkauan protein hewani,” terangnya.
Redaktur: Usep Mulyana












