JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Perdagangan dan Perindustrian, memastikan, perkembangan harga sejumlah harga kebutuhan pokok di unit-unit pasar di Kabupaten Sukabumi, relatif stabil.
Hal itu disampaikan Kepala bidang (Kabid) Sarana Distribusi dan Stabilitasi Harga Kebutuhan Bapokting, Yat Hidayat, saat ditemui di kantornya, Komplek Gelanggang Cisaat Desa Sukamanah, Kecamatan Cisaat, Jumat (21/10/2022).
“Hasil pemantauan kita di Dinas, dari data unit -unit pasar yang ada di Kabupaten Sukabumi, terutama pemantau harga dan ketersediaan produk bapokting hari ini, tidak ada kenaikan yang signifikan,” jelasnya. 
Jika dianalogikan bahwa, tidak ada kenaikan itu, berarti ketersediaan komoditas tersebut, di pasar cukup aman, baik itu dampak dari curah hujan, belum berdampak signifikan yang disebabkan faktor lainnya.
Lanjutnya dia, Artinya bahwa kenaikan hari ini belum ada yang mencapai di angka sampai 3 persen. Apabila mengacu pada perbandingan.harga setelah kenaikan BBM.
“Jadi memang dari segi pemantauan harga, boleh di bilang masih flat, terus ketersediaan di pasar -pasar di kabupaten Sukabumi juga cukup aman. Jadi masyarakat masih bisa mengakses bapokting, di pasar tidak ada kelangkaan bahan pokok, jadi semua ada tersedia,” ujarnya.
Sementara itu, Subkor Bapokting Kabupaten Sukabumi, Usep Suhendi, memaparkan, ada beberapa jenis komoditas sayur mayur harga yang dijual di pasar masih di titik harga normal.
“Kalau Bayam kan tidak termasuk bahan penting ya, yang masuk itu cabe, beras, terus bawang merah, bawang putih, itu cenderung stabil, tidak ada kenaikan bahkan turun harganya,” terangnya.
Cabe terutama banyak yang turun, untuk di bandingkan hari kemarin. Kalau singkong cuma naik Rp. 125,- /kilo, itu juga signifikan karena di data kami ini singkong untuk konsumsi,” tambahnya.
Jika dikaitkan dengan hari besar seperti tahun baru masih terlalu jauh. “Kita belum bisa mengidentifikasi atau meramalkan, apakah ada kenaikan ataukah penurunan, terutama di ketersediaan, nanti kita lihat saja di dua bulan ke depan baru bisa terlihat,” ungkapnya.
Redaktur: Usep Mulyana












