JURNALSUKABUMI.COM – Transformasi digital terus dilakukan Perumda BPR Sukabumi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui layanan SIMPEN (Sistem Pendaftaran Nasabah) yang kini memudahkan calon nasabah mengakses berbagai produk perbankan secara online.
Layanan berbasis aplikasi yang dikembangkan Perumda BPR Sukabumi Cabang Cicurug tersebut telah diperkenalkan kepada masyarakat sejak sekitar dua bulan lalu dan mulai dimanfaatkan untuk mempermudah proses pendaftaran nasabah.
Kepala Cabang Perumda BPR Sukabumi Cicurug, Andria Kemal, mengatakan masyarakat kini tidak perlu lagi datang ke kantor hanya untuk mencari informasi produk atau mengisi formulir pendaftaran.
“Melalui QR Code atau link yang kami sediakan, masyarakat bisa langsung masuk ke website dan memilih produk yang diinginkan,” ujar Andria Kemal, (02/6/).
Ia menjelaskan, dalam aplikasi SIMPEN tersedia berbagai pilihan produk tabungan maupun kredit yang dapat dipelajari oleh calon nasabah sebelum melakukan pendaftaran.
Sebagai contoh, bagi masyarakat yang ingin membuka Tabungan Hari Raya (Tahara), cukup memilih produk tersebut di aplikasi lalu mengisi data yang dibutuhkan secara online. Setelah data dinyatakan lengkap, sistem akan memberikan jadwal kedatangan ke kantor untuk menyelesaikan administrasi.
“Jadi ketika datang ke kantor, data nasabah sudah tersedia. Tinggal dicetak dan dilakukan penandatanganan,” jelasnya.
Menurut Andria, kehadiran SIMPEN merupakan langkah strategis BPR Sukabumi dalam memberikan layanan yang lebih cepat, mudah, dan efisien di era digital.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat juga dapat mempelajari seluruh informasi produk terlebih dahulu sebelum menentukan layanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
“Semua informasi produk sudah tersedia di aplikasi, sehingga masyarakat bisa mempelajarinya lebih dulu sebelum datang ke kantor,” katanya.
Meski baru berjalan sekitar dua bulan, layanan SIMPEN dinilai berjalan lancar. Namun demikian, pihak BPR Sukabumi masih terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat karena sebagian nasabah masih terbiasa datang langsung ke kantor.
“Kalau ada masyarakat yang bertanya mengenai produk, biasanya kami langsung memperkenalkan aplikasi tersebut atau memberikan QR Code-nya,” ungkap Andria.
Ke depan, Perumda BPR Sukabumi berharap inovasi digital melalui SIMPEN mampu meningkatkan jumlah nasabah dan debitur, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan daerah.
“Harapannya, SIMPEN dapat menambah jumlah nasabah dan debitur karena masyarakat menjadi lebih mudah memperoleh informasi serta melakukan pendaftaran produk BPR,” pungkasnya.
Reporter: CR24 | Redaktur: Ujang Herlan












