JURNALSUKABUMI.COM – Awal tahun ajaran baru tidak hanya menjadi momen siswa kembali masuk sekolah, tetapi juga mulai dimanfaatkan sebagian orang tua untuk mempersiapkan biaya pendidikan anak di masa mendatang.
Kondisi tersebut tercermin dari meningkatnya minat masyarakat terhadap Tabungan Simpanan Wajib Belajar (SiWajar) di Perumda BPR Sukabumi Cabang Cibadak.
Memasuki hari pertama tahun ajaran 2026/2027, sejumlah sekolah kembali mengajukan permintaan buku tabungan bagi para siswa. Tabungan tersebut dikelola secara kolektif melalui guru maupun bendahara sekolah sebagai bagian dari upaya membangun budaya menabung sejak usia dini.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Cabang Perumda BPR Sukabumi Cibadak, Jujun Junaedi, mengatakan permintaan buku tabungan mulai berdatangan dari sekolah-sekolah yang selama ini telah memanfaatkan layanan Tabungan SiWajar.
“Alhamdulillah, pembukaan tabungan sudah mulai berjalan. Permintaan buku tabungan untuk siswa juga sudah ada dari sekolah-sekolah yang selama ini mempercayakan tabungan anak didiknya kepada BPR,” ujarnya.
Berbeda dengan produk tabungan musiman, Tabungan SiWajar dapat dibuka kapan saja tanpa harus menunggu periode tertentu. Hal itu memberi keleluasaan bagi masyarakat untuk mulai menyisihkan dana pendidikan sesuai kemampuan masing-masing.
Menurut Jujun, tren tersebut menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan biaya pendidikan sejak dini. Tabungan SiWajar tidak hanya dipersiapkan untuk kebutuhan sekolah saat ini, tetapi juga menjadi cadangan biaya ketika siswa melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.
“Kesadaran masyarakat semakin baik. Tabungan ini menjadi bekal ketika anak naik jenjang pendidikan, misalnya dari SD ke SMP atau dari SMP ke SMA,” jelasnya.
Selain Tabungan SiWajar, Perumda BPR Sukabumi juga terus mengenalkan berbagai produk tabungan lainnya kepada masyarakat, seperti Tabungan Hari Raya (Tahara) dan Tapak, sebagai alternatif pengelolaan keuangan sesuai kebutuhan nasabah.
Jujun menjelaskan, hubungan antara BPR Sukabumi dan sekolah selama ini terjalin atas dasar kepercayaan yang telah berlangsung bertahun-tahun.
“Sekolah mempercayakan penyimpanan tabungan siswa kepada BPR sehingga proses menabung dapat dilakukan secara lebih teratur dan aman,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan











