JURNALSUKABUMI.COM – Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan yang cepat dan praktis, Perumda BPR Sukabumi Cabang Cicurug mengambil langkah adaptif dengan menghadirkan SIMPEN (Sistem Pendaftaran Nasabah).
Inovasi ini menjadi bagian dari transformasi layanan BPR yang tidak hanya mengandalkan pelayanan tatap muka, tetapi juga mulai memanfaatkan teknologi digital untuk mendekatkan diri kepada masyarakat.
Kepala Cabang Perumda BPR Sukabumi Cicurug, Andria Kemal, mengatakan layanan SIMPEN mulai diperkenalkan sekitar dua bulan terakhir sebagai sarana yang memudahkan calon nasabah dalam mengakses berbagai produk perbankan.
Melalui layanan tersebut, masyarakat cukup memindai QR Code atau mengakses tautan yang disediakan untuk masuk ke platform pendaftaran. Di dalamnya tersedia informasi lengkap mengenai berbagai produk tabungan dan kredit yang ditawarkan oleh BPR Sukabumi.
“Melalui QR atau link yang diberikan, masyarakat bisa langsung terhubung ke website dan memilih produk yang diinginkan,” ujar Andria.
Menurutnya, kehadiran SIMPEN menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi produk tanpa harus datang langsung ke kantor. Setelah menentukan pilihan produk, calon nasabah dapat mengisi data yang dibutuhkan secara online sehingga proses administrasi menjadi lebih efisien.
Sebagai contoh, bagi masyarakat yang ingin membuka Tabungan Hari Raya (Tahara), cukup memilih produk tersebut pada aplikasi lalu mengisi formulir yang tersedia. Setelah data dinyatakan lengkap, sistem akan memberikan jadwal kedatangan ke kantor untuk menyelesaikan proses administrasi akhir.
Dengan mekanisme tersebut, waktu pelayanan di kantor menjadi lebih singkat karena data nasabah telah tersimpan dalam sistem. Saat datang ke kantor, dokumen tinggal dicetak dan nasabah hanya perlu melakukan verifikasi serta penandatanganan.
Andria menilai, digitalisasi layanan ini merupakan langkah penting bagi BPR untuk tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Selain mempercepat proses pendaftaran, SIMPEN juga memberikan ruang bagi calon nasabah untuk mempelajari produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka sebelum mengambil keputusan.
“Semua informasi produk sudah tersedia di aplikasi, sehingga masyarakat bisa mempelajarinya terlebih dahulu sebelum datang ke kantor,” katanya.
Meski demikian, sosialisasi layanan masih terus dilakukan. Pasalnya, sebagian besar nasabah masih terbiasa datang langsung ke kantor untuk mendapatkan informasi maupun melakukan pendaftaran. Karena itu, setiap ada masyarakat yang menanyakan produk perbankan, petugas turut memperkenalkan aplikasi SIMPEN sebagai alternatif layanan yang lebih praktis.
Sejauh ini implementasi SIMPEN berjalan lancar dan mendapat respons positif. Ke depan, Perumda BPR Sukabumi Cabang Cicurug berharap inovasi tersebut mampu memperluas jangkauan layanan sekaligus meningkatkan jumlah nasabah dan debitur.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












