Harga Cabai Tinggi, Distan Sebut Petani Memilih Panen Lebih Awal

Jumat, 7 Oktober 2022 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sekertaris Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Denis Eriska menyebut, sejumlah petani cabai kini memilih panen lebih awal.

Karena menurutnya, hal itu dilakukan dapat menjaga pasokan di setiap pasar dan menjaga kestabilan harga.

“Pada saat harga cabai tinggi harus dibantu supalainya supaya harga di pasar terkendali. Kemudian panen lebih awal mungkin akan membantu pasokan lebih cepat,” kata Denis kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (07/10/2022).

Kondisi itu, lanjut Denis, salah satunya dimanfaatkan para petani cabai di Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

“Informaisnya, para petani di sana memang saat ini memilih melakukan panen cabai lebih awal meski kualitas menurun,” tabdasnya.

Sementara itu, Petani di Desa Cibuntu, Herman mengaku, harga cabai rawit di pasaran saat ini memang maish tinggi. Langkah panen awal ini dimanfaatkan guna mengejar keuntungan di tengah terjadinya kenaikan harga di masing-masing pasar.

“Sejak naiknya harga cabai rawit di pasaran membuat para kuli pemetik cabai ikut mendapatkan berkah,” akunya.

Menurut ia, sejak kenaikan harga cabai di pasaran, para petani banyak memetik berkah dibalik hal itu, selain menghasilkan puluhan kilo cabai, juga mendapat keuntungan tinggi.

“Dalam satu hari mampu memetik cabai rawit hingga 40 kilo, dengan harga tiga hingga empat ribu rupiah untuk harga perkilonya,” terangnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

BPR Sukabumi Ingatkan Bahaya Bank Emok, Pinjaman Cepat Bisa Berujung Tercekik
Tabungan Tahara dan Siwajar Makin Diminati, BPR Sukabumi Catat Pertumbuhan Positif
Paripurna DPRD, Penyampaian Perubahan Perumda AMTJM Menjadi Perseroda
Tahun Ajaran Baru Jadi Momentum Menabung, Minat Tabungan SiWajar di BPR Sukabumi Meningkat
BPOM Apresiasi Otsuka, Pabrik di Pasuruan Jadi Contoh Penerapan Keamanan Pangan Nasional
SCG Dukung Keandalan Sistem Utilitas untuk Produktivitas Industri Manufaktur Berkelanjutan
Memasuki Lebih Tiga Dekade, BPR NPB 11 Tetap Melayani dengan Hati, Berkarya untuk Negeri
BPR Sukabumi Percepat Layanan Digital, Pendaftaran Nasabah Kini Bisa Dimulai dari Genggaman

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:35 WIB

BPR Sukabumi Ingatkan Bahaya Bank Emok, Pinjaman Cepat Bisa Berujung Tercekik

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:27 WIB

Tabungan Tahara dan Siwajar Makin Diminati, BPR Sukabumi Catat Pertumbuhan Positif

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:24 WIB

Paripurna DPRD, Penyampaian Perubahan Perumda AMTJM Menjadi Perseroda

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:04 WIB

Tahun Ajaran Baru Jadi Momentum Menabung, Minat Tabungan SiWajar di BPR Sukabumi Meningkat

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:31 WIB

BPOM Apresiasi Otsuka, Pabrik di Pasuruan Jadi Contoh Penerapan Keamanan Pangan Nasional

Berita Terbaru