Kick Off UMKM Naik Kelas Resmi Dimulai, 90 UMKM Kabupaten Sukabumi Siap Tingkatkan Daya Saing

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Semangat mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar semakin maju dan berdaya saing ditandai dengan pelaksanaan Kick Off UMKM Naik Kelas di Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan kapasitas UMKM sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Kabupaten Sukabumi, Ketua Dekranasda Kabupaten Sukabumi, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sukabumi, serta para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuty Harahap, mengatakan bahwa program UMKM Naik Kelas merupakan upaya nyata dalam mendorong pelaku usaha untuk berkembang lebih baik melalui pendampingan yang terarah dan berkelanjutan.

“Hari ini merupakan momentum penting bagi penguatan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Sukabumi. Melalui kegiatan Kick Off UMKM Naik Kelas, kita menandai dimulainya ikhtiar bersama untuk mendorong pelaku UMKM agar semakin maju, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian daerah,” ujarnya saat kegiatan Jumat (12/6/2026) kemarin.

Program pendampingan UMKM Naik Kelas merupakan inisiasi Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat yang dilaksanakan secara serentak di 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat. Di Kabupaten Sukabumi, sebanyak 90 UMKM terpilih akan mendapatkan pendampingan intensif selama empat bulan ke depan.

Sri Hastuty menegaskan bahwa pendampingan tersebut tidak hanya berorientasi pada aspek administrasi usaha, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas produk, penguatan manajemen usaha, pemasaran, hingga perluasan akses pasar.

Sementara itu, Koordinator Pendamping UMKM Kabupaten Sukabumi, Sri Perina Rahayu, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk membantu UMKM memahami kebutuhan usahanya secara lebih mendalam sehingga mampu berkembang secara berkelanjutan.

“Melalui pendampingan ini, kami akan mendampingi para pelaku UMKM secara intensif untuk mengidentifikasi potensi usaha, mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi, serta menyusun strategi pengembangan yang tepat. Kami ingin memastikan setiap UMKM peserta mendapatkan manfaat nyata dan mampu meningkatkan kapasitas usahanya,” ungkap Sri Perina Rahayu.

Menurutnya, peran pendamping bukan hanya sebagai fasilitator program, tetapi juga sebagai mitra yang hadir untuk membantu pelaku usaha dalam proses transformasi bisnis menuju UMKM yang lebih profesional dan kompetitif.

“Kami berharap program UMKM Naik Kelas dapat menjadi titik awal bagi lahirnya UMKM yang lebih tangguh, inovatif, dan mampu menembus pasar yang lebih luas. Dengan kolaborasi antara pemerintah, pendamping, dan pelaku usaha, target peningkatan kelas UMKM dapat tercapai secara optimal,” tambahnya.

Sebagai Pendamping Daerah, tim pendamping akan terus mengawal proses pengembangan usaha para peserta selama program berlangsung. Pendampingan dilakukan melalui berbagai pendekatan, mulai dari konsultasi bisnis, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan legalitas usaha, hingga pengembangan strategi pemasaran.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap semakin banyak UMKM yang mampu naik kelas, memperkuat daya saing produk lokal, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah
RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi
Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi
Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi
Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas
Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit
Dua Institusi Bersinergi, Kapolres Sukabumi Kota Sambangi Makodim 0607
Siapa Sangka! Bangunan yang Tampak Kumuh Ini Ternyata Dapur MBG, Warga Mengaku Terkejut

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:42 WIB

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:15 WIB

RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:52 WIB

Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:38 WIB

Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:05 WIB

Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas

Berita Terbaru