Disdagin Fasilitasi Penyaluran OPM Bersubsidi dari Pemprov Jabar

Senin, 25 April 2022 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi, memfasilitasi penyaluran komoditas hasil operasi pasar murah (OPM) bersubsidi dari Pemprov Jawa Barat. Sebanyak 8.000 paket bantuan, disalurkan kepada masyarakat didua titik lokasi yaitu  4.000 paket untuk Kecamatan Kebonpedes dan 4.000 paket lagi didistribusikan ke wilayah Kecamatan Cikidang. Dalam OPM kali ini, Desa Kebonpedes dijadikan sebagai lokasi kegiatan seremonial penyaluran OPM bersubsidi untuk tingkat Kabupaten Sukabumi.

Hal itu disampaikan Kadisdagin Kabupaten Sukabumi, Aam Amar Halim kepada jurnalsukabumi.com, Senin (25/4/22).

“Pada prinsipnya, operasi pasar murah bersubsidi ini adalah hajat dari Pemprov Jabar. Lokasi kegiatan dilaksanakan didua titik yaitu di Kecamatan Kebonpedes yang meliputi 5 desa dan di Kecamatan Cikidang sebanyak 12 desa. Kami dari Disdagin Kab Sukabumi, hanya sekedar memfasilitasi kegiatan ini. Penetapan lokasi kegiatan merupakan hasil koordinasi dengan pak sekda,” kata Aam.

Fokus penyaluran paket sembako tersebut kata Aam, diperuntukan bagi warga miskin yang didata melalui para Ketua RT setempat. Karena mereka rata-rata mengetahui keluarga penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan bantuan. Maka potensi terjadinya salah sasaran pun itu sangat kecil.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid).Sarana Distribusi dan Bahan Pokok Penting (Bapokting), Yat Hidayat, menjelaskan, penyaluran bantuan dilaksanakan dengan sangat memperhatikan protokol kesehatan. Artinya kata dia, para penerima manfaat tinggal berkoordinasi dengan para ketua RT setempat.

“Langkah kita sangat jelas, pertama menghindari kerumunan dan kedua, paket bantuan yang terdiri dari beras premium 5 kilogram, gula pasir kualitas bagus 2 kilogram, minyak  premium 2 liter dan terigu 2 kilogram betul-betul bisa sampai ke tangan yang berhak,”jelasnya.

Jika mengacu pada harga di pasaran lanjut dia, untuk empat jenis komoditas bahan kebutuhan pokok itu dihargai Rp 164.500. Dari jumlah tersebut, pemerintah mensubsidi sebesar Rp 83.800. Sisanya warga hanya cukup membayar Rp 80.700.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Tahara BPR Sukabumi Cicurug Tetap Jadi Primadona
BPR Sukabumi Buka Pendaftaran Tabungan Hari Raya, 25 Maret–24 April
Ini Linknya! Buku Panduan Ternak Ayam Petelur Cage-Free Bisa Jadi Acuan Strategi Bisnis Peternak
BPR Sukabumi Umumkan Pelayanan Oprasinoal Tutu Selama Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahu 2026
Gerakan Pangan Murah Polres Sukabumi Diserbu Masyarakat
Pasar Murah Polres Sukabumi Kota di Gedung Juang Diserbu Warga, Harga di Bawah HET
THR 2026 Wajib Dibayar Paling Lambat H-7 Lebaran, Ini Kata Disnakertrans!
Bazar Kuliner Ramadan 1447 H di Cisaat Catat Perputaran Uang Rp211 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:17 WIB

Tahara BPR Sukabumi Cicurug Tetap Jadi Primadona

Rabu, 8 April 2026 - 13:26 WIB

BPR Sukabumi Buka Pendaftaran Tabungan Hari Raya, 25 Maret–24 April

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:36 WIB

Ini Linknya! Buku Panduan Ternak Ayam Petelur Cage-Free Bisa Jadi Acuan Strategi Bisnis Peternak

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:30 WIB

BPR Sukabumi Umumkan Pelayanan Oprasinoal Tutu Selama Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahu 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:50 WIB

Gerakan Pangan Murah Polres Sukabumi Diserbu Masyarakat

Berita Terbaru

OPINI

Semangat Kartini yang Tak Pernah Usai di Ujung Pengabdian

Selasa, 21 Apr 2026 - 19:43 WIB

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777