8 Tahun Padjadjaran Anyar, Dari Nyukcruk Galur hingga Menjaga Warisan Karuhun

Senin, 27 Juli 2026 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Delapan tahun perjalanan Paguyuban Padjadjaran Anyar menjadi bagian dari upaya menjaga jejak budaya Sunda di tengah perubahan zaman.

Melalui semangat “Ngaruat Lembur, Nyukcruk Galur Mapay Laratan, Ngaguar Titinggalan Karuhun dina Ngamumule Adat, Tradisi, jeung Budaya”, paguyuban ini terus mengajak masyarakat mengenali kembali akar sejarah dan nilai leluhur.

Milangkala ke-8 Paguyuban Padjadjaran Anyar yang digelar di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, bukan hanya menjadi perayaan perjalanan organisasi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat komitmen dalam merawat adat dan budaya yang diwariskan para karuhun.

Pangaping Paguyuban Padjadjaran Anyar, Abah Firman Hidayat, mengatakan perjalanan paguyuban selama delapan tahun menjadi bagian dari pengabdian untuk menjaga hubungan manusia dengan alam serta warisan budaya leluhur.

“Semoga di masa mendatang, paguyuban kita semakin tumbuh dalam kesadaran dan pengabdian kepada alam sekitar sebagai bentuk rasa syukur dan tanggung jawab atas anugerah kehidupan,” ujar Abah Firman, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, melalui berbagai kegiatan budaya dan penampilan seni tradisional, masyarakat diajak untuk tidak hanya melihat budaya sebagai pertunjukan, tetapi memahami nilai dan makna yang terkandung di dalamnya.

“Kami hadir dengan hati yang ikhlas untuk memperkenalkan serta melestarikan kekayaan budaya leluhur melalui berbagai penampilan seni tradisional yang penuh makna,” katanya.

Namun, di tengah suasana Milangkala ke-8 tersebut, keluarga besar Paguyuban Padjadjaran Anyar juga menyampaikan keprihatinan atas musibah kebakaran yang menimpa Kasepuhan Kampung Adat Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok.

Abah Firman menyebut musibah tersebut menjadi duka bersama karena dampaknya tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga menyentuh kehidupan masyarakat adat yang telah dibangun secara turun-temurun.

“Api yang tak terkendali bukan hanya meluluhlantakkan bangunan, tetapi juga mengoyak hati mereka yang kehilangan tempat tinggal, kenangan, dan kesejahteraan yang telah lama dibangun,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, melalui Fungsional Pamong Budaya Gerry M.H, menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi Paguyuban Padjadjaran Anyar dalam menjaga tradisi Sunda.

Menurut Gerry, delapan tahun bukan waktu yang singkat. Perjalanan tersebut menjadi bukti konsistensi dan istiqomah dalam ngamumule tradisi karuhun Sunda.

“Disbudpora ngahaturkeun wilujeng milad ke-8 tahun kanggo Paguyuban Padjadjaran Anyar. Delapan tahun bukan waktu yang singkat, ini bukti nyata konsisten dan istiqomah ngamumule tradisi karuhun Sunda,” ujar Gerry.

Ia menilai tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut memiliki makna mendalam, khususnya dalam mengingatkan masyarakat Sunda terhadap sejarah, jati diri, dan asal-usulnya.

“Memahami sejarah jati diri serta asal-usul urang selaku urang Sunda, ulah dugika urang poho kapurwadaksian atau pareumeun obor, serta lupa terhadap jati diri dan asal-usul urang Sunda,” katanya.

Menurut Gerry, tantangan pelestarian budaya saat ini semakin besar seiring perkembangan teknologi dan masuknya budaya luar. Kondisi tersebut membutuhkan peran bersama, terutama generasi muda dan komunitas budaya.

“Di era modernisasi tantangannya lebih besar. Budaya luar bisa datang melalui teknologi sehingga budaya kita bisa luntur. Di sini perlu peran kepemudaan dan paguyuban. Pemerintah tidak bisa berjalan bila tidak ada tokoh kepemudaan, paguyuban, dan lainnya,” jelasnya.

Disbudpora Kabupaten Sukabumi, kata Gerry, siap mendukung dan berkolaborasi dengan Paguyuban Padjadjaran Anyar dalam berbagai program kebudayaan.

“Disbudpora siap mendukung dan kolaborasi dengan Padjajaran anyar,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

MRC No One Knows Jelajahi Sukabumi, dari Rakit Bambu hingga Pesisir Palabuhanratu
Touring Lintas Selatan Bupati Sukabumi, Enam Titik Disambangi Bawa Bakti Sosial dan Bantuan
Expo HJKS ke-156 Berakhir, Pesta Rakyat Masih Menghibur Warga Hingga 20 September
Dari Perebut Kujang hingga Bola Seuneu, Sajian Kolosal Antar Opening Sukabumi Expo 2026
Retribusi Jalan, Dermaga Terbengkalai, HNSI Soroti Pendangkalan Dermaga Palabuhanratu
Sirkuit Cibayawak Resmi Dibuka, 60 Pembalap Jabar-Banten Adu Nyali di Jampangkulon
Panen Durian Cikakak Membludak, Petani Minta HJKS ke-156 Jadi Momentum Festival
Dari Nyi Roro Kidul hingga Superhero, Puluhan Ribu Meriahkan Karnaval Palabuhanratu

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 20:17 WIB

MRC No One Knows Jelajahi Sukabumi, dari Rakit Bambu hingga Pesisir Palabuhanratu

Sabtu, 19 September 2026 - 14:53 WIB

Touring Lintas Selatan Bupati Sukabumi, Enam Titik Disambangi Bawa Bakti Sosial dan Bantuan

Minggu, 13 September 2026 - 22:16 WIB

Expo HJKS ke-156 Berakhir, Pesta Rakyat Masih Menghibur Warga Hingga 20 September

Jumat, 11 September 2026 - 06:00 WIB

Dari Perebut Kujang hingga Bola Seuneu, Sajian Kolosal Antar Opening Sukabumi Expo 2026

Sabtu, 5 September 2026 - 19:56 WIB

Retribusi Jalan, Dermaga Terbengkalai, HNSI Soroti Pendangkalan Dermaga Palabuhanratu

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam