Kris Dwi Purnomo, Guru yang Tak Lelah Perjuangkan Hak Tenaga Honorer Sukabumi

Minggu, 27 September 2026 - 06:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dedikasi Kris Dwi Purnomo di dunia pendidikan tidak berhenti pada aktivitas mengajar di ruang kelas. Sejak 2016, ia konsisten menyuarakan hak dan kesejahteraan guru, khususnya tenaga honorer yang hingga kini masih menghadapi persoalan kepastian status dan kesejahteraan.

Perjuangan tersebut mengantarkan Kris Dwi Purnomo menerima penghargaan kategori Pelita Generasi Guru dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sukabumi Raya.

Penghargaan itu diberikan kepada Kris atas dedikasi dan keikhlasannya menjadi lentera pendidikan, menuntun potensi generasi penerus bangsa, serta menghadirkan keteladanan dalam dunia belajar mengajar.

Namun bagi Kris, apresiasi tersebut bukan semata-mata penghargaan untuk dirinya. Ia justru menyebutnya sebagai hasil dari perjuangan bersama para guru dan tenaga honorer yang selama ini terus memperjuangkan hak mereka.

“Alhamdulillah Kang, pada hari ini saya mendapatkan penghargaan dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia sebagai Pelita Guru, Inspirasi Pelita Guru. Dan insya Allah ini sebetulnya untuk teman-teman guru atau saudara-saudara saya tenaga honorer se-Indonesia. Ini adalah berkat perjuangan yang konsisten dari tahun 2016-an sampai hari ini tetap konsisten memperjuangkan hak-hak guru,” ujar Kris Dwi Purnomo, Sabtu malam (26/9/2026).

Ketua ASN Guru PPPK Kabupaten Sukabumi itu mengatakan, perjuangannya tidak mungkin berjalan tanpa dukungan keluarga dan berbagai pihak yang selama ini berada di belakang gerakan guru.

“Terima kasih juga buat orang tua, istri, dan anak-anak semuanya. Saya tidak bisa mungkin hadir di sini tanpa dukungan dari semuanya, termasuk Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, PGRI Jawa Barat, PGRI Kabupaten Sukabumi, juga PGRI Kecamatan Garunggangpit, dan seluruh guru-guru di Indonesia,” tuturnya.

Kris juga mengingatkan para guru dan tenaga honorer agar tidak berhenti memperjuangkan kesejahteraan. Menurutnya, perjuangan tersebut masih diperlukan, terutama bagi tenaga PPPK yang saat ini berstatus paruh waktu.

“Jangan pernah lelah untuk tetap berjuang, karena kami ini khususnya kami yang teman-teman P3K masih harus tetap berjuang untuk menjadi lebih sejahtera. Itu saja, Kang,” katanya.

Terkait peluang perubahan status PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu, Kris menilai kabar yang berkembang saat ini baru menjadi angin segar. Ia menekankan bahwa kepastian bagi para tenaga honorer membutuhkan regulasi yang jelas.

“Baru angin segar, Kang. Karena kami menganggapnya baru 2 minggu yang lalu kami dari DPR RI Kang, itu kan hanya sebatas omongan, wacana. Karena bagi kami sebuah kesejahteraan dari paruh waktu ke penuh waktu itu harus berbentuk regulasi,” ungkapnya.

Kris menyebut, di Kabupaten Sukabumi terdapat hampir 8.000 guru dan tenaga honorer berdasarkan data BKPSDM yang ia sampaikan. Karena itu, menurutnya, kepastian status menjadi persoalan penting bagi para tenaga honorer.

“Kalau berbentuk regulasi atau undang-undang baru dikatakan bisa teman-teman apa namanya… ada cantolan hukumnya yang jelas dari teman-teman yang hari ini ribuan. Kebetulan di Kabupaten Sukabumi hampir 8.000 kurang lebih data dari BKPSDM, guru dan tenaga honorer yang lainnya di Kabupaten Sukabumi. Nah ini kejelasannya kan belum jelas, baru hanya wacana saja dari pimpinan-pimpinan DPR RI yang kami dapatkan,” ujarnya.

Untuk saat ini, Kris mengatakan perjuangan masih ditempuh melalui audiensi dan mediasi. Persoalan kontrak PPPK paruh waktu juga menjadi perhatian karena masa kontrak disebut akan berakhir pada Oktober.

“Sementara kami masih tahap audiensi Kang, dan mediasi. Tapi kalau memang nanti apa namanya… karena teman-teman ini teman-teman paruh waktu itu di bulan Oktober ini habis kontraknya, tapi kemarin Kepala Badan BKPSDM sudah mengatakan akan diperpanjang kontraknya mudah-mudahan secepatnya,” katanya.

Ia berharap ada kejelasan regulasi mengenai masa depan tenaga PPPK paruh waktu, terutama karena pemerintah menjanjikan status penuh waktu pada 2027.

“Karena ada kekosongan Kang, karena pemerintah menjanjikan di 2027 akan penuh waktu. Tapi bagi kami kejelasan kan belum jelas tanpa regulasi cantolan hukum yang jelas, begitu Kang,” tegas Kris.

Di tengah perjuangan tersebut, Kris juga menilai media memiliki peran penting dalam membawa suara guru honorer hingga diketahui pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

“Alhamdulillah mungkin ini salah satu peningkatan, terima kasih untuk Kang Apit ini saudara saya juga. Karena pergerakan guru honorer Kang, tidak akan sebesar hari ini kalau tidak dibantu oleh teman-teman media sampai ke pemerintah pusat ataupun pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia berharap media tetap konsisten menyampaikan informasi yang aktual dan dapat dipercaya masyarakat.

“Selamat untuk Kang Budi, kami dari rekan-rekan guru khususnya dari PGRI selamat atas kepengurusan yang baru. Tetap menginformasikan berita-berita yang aktual, yang tajam, dan dapat dipercaya oleh masyarakat,” tandas Kris.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

September Ceria, SMPN 1 Sukaraja Bertabur Juara: Siswa hingga Guru Ukir Prestasi Nasional
Diskusi Pengawas KCD V Sukabumi Soroti Penguatan Wawasan Kebangsaan Gen Z
Rambut Rapi, Karakter Terbentuk, Cara SMKS Jamiyatul Aulad Palabuhanratu Tekankan Disiplin
Siswi SMK di Sukabumi Diduga Diperlakukan Tak Pantas saat PKL
Beasiswa Bupati Sukabumi Jadi Bagian dari 2.034 Mahasiswa Baru UMMI Tahun Ini
Tragis! Dua Pelajar SMP Meninggal dalam Kecelakaan di Jalan Palabuhan II Cikembar 
Program Adiwiyata, DLH Sukabumi Bina Pelajar Lestarikan Alam
Dua Pekan Belajar Jurnalistik, PPL Mahasiswa Institut Al-Masthuriyah di Jurnal Sukabumi Resmi Ditutup

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 06:57 WIB

Kris Dwi Purnomo, Guru yang Tak Lelah Perjuangkan Hak Tenaga Honorer Sukabumi

Jumat, 25 September 2026 - 18:33 WIB

September Ceria, SMPN 1 Sukaraja Bertabur Juara: Siswa hingga Guru Ukir Prestasi Nasional

Senin, 21 September 2026 - 20:57 WIB

Diskusi Pengawas KCD V Sukabumi Soroti Penguatan Wawasan Kebangsaan Gen Z

Selasa, 15 September 2026 - 11:26 WIB

Rambut Rapi, Karakter Terbentuk, Cara SMKS Jamiyatul Aulad Palabuhanratu Tekankan Disiplin

Senin, 14 September 2026 - 18:56 WIB

Siswi SMK di Sukabumi Diduga Diperlakukan Tak Pantas saat PKL

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam