Dari Perebut Kujang hingga Bola Seuneu, Sajian Kolosal Antar Opening Sukabumi Expo 2026

Jumat, 11 September 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Penampilan kolosal menjadi sajian pembuka sebelum Opening Sukabumi Expo 2026 di Lapang Cangehgar, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Kamis malam (10/9/2026).

Pertunjukan tersebut menjadi pembuka rangkaian acara sebelum Sukabumi Expo 2026 resmi dimulai. Sejumlah kesenian dan pertunjukan budaya Sukabumi ditampilkan, mulai dari Perebut Kujang, Awi Hurip atau bambu gila, hingga Bola Seuneu (Boles).

Pembina penampilan kolosal, Abdul Koharulloh, mengatakan setiap pertunjukan yang ditampilkan membawa pesan dan filosofi tersendiri.

Salah satunya Perebut Kujang yang menggambarkan proses pencarian atau pemilihan seorang pemimpin. Konsep tersebut mengambil repertoar pemilihan pemimpin pada masa Pajajaran yang kemudian dikaitkan dengan kehidupan demokrasi saat ini.

“Jadi, Perebut Kujang ini kita menggambarkan proses pencarian pemimpin, gitu. Pemilihan pemimpin atau mungkin kalau misalnya kita korelasikan dengan sekarang di era demokrasi ini, itu kayak pemilihan pemimpin daerah, gitu,” kata Kohar.

Melalui pertunjukan tersebut, masyarakat diajak memahami bahwa seorang pemimpin harus memiliki kejujuran, keadilan, sekaligus memahami budaya daerah yang dipimpinnya.

“Jadi yang harus kita lakukan ketika kita memilih pemimpin itu yang harus jujur, harus adil, dan mereka itu atau beliau itu tahu tentang budayanya. Karena kekuatan dari satu peradaban adalah budayanya. Ketika budayanya hilang, maka peradaban itu akan hancur,” ujarnya.

Selain Perebut Kujang, penampilan kolosal juga menghadirkan Awi Hurip atau bambu gila.

Menurut Kohar, bambu memiliki filosofi tentang kekuatan dan kemampuan untuk terus tumbuh. Filosofi tersebut kemudian dikaitkan dengan karakter masyarakat Sunda yang harus mampu beradaptasi menghadapi berbagai keadaan.

“Dan bambu ini memberikan contoh kepada orang Sunda yaitu harus lemeus usap leles beubeur, yang artinya harus bisa fleksibel dalam menyikapi banyak hal,” jelasnya.

Sementara Bola Seuneu atau Boles menjadi pertunjukan lainnya yang ditampilkan dalam sajian pembuka tersebut.

Boles merupakan kesenian asli Sukabumi yang menggambarkan kegembiraan masyarakat dalam menyambut terpilihnya pemimpin baru.

“Ini Boles ini kesenian asli Sukabumi, dan ini tuh menggambarkan tentang kebahagiaan masyarakat ketika merayakan terpilihnya pemimpin baru,” katanya.

Setelah penampilan kolosal tersebut, rangkaian acara berlanjut pada Opening Sukabumi Expo 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 itu berlangsung mulai 10 hingga 13 September 2026.

Sukabumi Expo 2026 tidak hanya menghadirkan hiburan. Berbagai produk lokal UMKM hingga hasil pembangunan Kabupaten Sukabumi turut dipamerkan.

Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, hasil pembangunan sengaja ditampilkan agar masyarakat dapat mengetahui berbagai capaian program Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

“Hasil hasil pembangunan sengaja kami tampilkan juga di dalam expo ini agar masyarakat mengetahui berbagai capaian program Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Termasuk berbagai produk UMKM,” ungkapnya.

Asep berharap keberadaan expo tersebut dapat menjadi ruang hiburan bagi masyarakat sekaligus mendorong gerakan bela dan beli produk lokal.

Di sisi lain, expo juga diharapkan membuka peluang investasi baru bagi Kabupaten Sukabumi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi Dani Tarsoni mengatakan, Sukabumi Expo 2026 diisi sebanyak 57 stand yang berasal dari berbagai perangkat daerah dan umum.

Dani menyebut pelaksanaan expo tersebut terlaksana melalui kerja sama dengan pihak ketiga sehingga tidak menggunakan APBD.

“Kegiatan ini tidak menggunakan APBD. Semua berkat kerjasama dengan pihak ketiga,” kata Dani.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Retribusi Jalan, Dermaga Terbengkalai, HNSI Soroti Pendangkalan Dermaga Palabuhanratu
Sirkuit Cibayawak Resmi Dibuka, 60 Pembalap Jabar-Banten Adu Nyali di Jampangkulon
Panen Durian Cikakak Membludak, Petani Minta HJKS ke-156 Jadi Momentum Festival
Dari Nyi Roro Kidul hingga Superhero, Puluhan Ribu Meriahkan Karnaval Palabuhanratu
Ironis! Event Surfing Internasional Digelar di Pantai Cimaja, Akses Jalan Justru Rusak Parah
Ombak Cimaja Pikat Peselancar Internasional, Wabup Bidik Efek Domino Pariwisata
Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Bukit Panenjoan Tenjojaya Kini Jadi Penggerak UMKM Warga
Tepis Isu Kamar 308 Tempat Berburu Mustika, Samudra Beach Hotel Bongkar Fakta Tak Terduga 

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 06:00 WIB

Dari Perebut Kujang hingga Bola Seuneu, Sajian Kolosal Antar Opening Sukabumi Expo 2026

Sabtu, 5 September 2026 - 19:56 WIB

Retribusi Jalan, Dermaga Terbengkalai, HNSI Soroti Pendangkalan Dermaga Palabuhanratu

Senin, 31 Agustus 2026 - 05:32 WIB

Sirkuit Cibayawak Resmi Dibuka, 60 Pembalap Jabar-Banten Adu Nyali di Jampangkulon

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Panen Durian Cikakak Membludak, Petani Minta HJKS ke-156 Jadi Momentum Festival

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:46 WIB

Dari Nyi Roro Kidul hingga Superhero, Puluhan Ribu Meriahkan Karnaval Palabuhanratu

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam