JURNALSUKABUMI.COM – Upaya pembinaan teritorial (Binter) melalui komunikasi sosial (Komsos) dan edukasi hukum yang dilakukan personel Pos Langau II Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 13/Nanggala kembali menunjukkan hasil positif. Berkat pendekatan persuasif dan humanis, Satgas Pamtas menerima penyerahan secara sukarela sekitar 1 (satu) kilogram sisik trenggiling dari seorang warga berinisial A di wilayah perbatasan.
Penyerahan sisik satwa yang dilindungi tersebut berlangsung di Pos Langau II, Desa Langau, Kecamatan Puring Kencana, Kabupaten Kapuas Hulu.
Penyerahan bermula dari kegiatan Komsos rutin yang dilaksanakan Danpos Langau II, Letda Arm Asep Hermawan, bersama sejumlah anggotanya saat mengunjungi kediaman Saudara A pada Senin (14/09/2026).
Dalam kesempatan tersebut, personel Satgas memberikan edukasi dan pemahaman mengenai ketentuan hukum terkait larangan kepemilikan, perburuan, maupun perdagangan satwa dan bagian tubuh satwa yang dilindungi. Edukasi tersebut disampaikan dengan pendekatan komunikatif dan humanis agar masyarakat dapat memahami aturan sekaligus pentingnya menjaga kelestarian satwa yang dilindungi.
Setelah mendapatkan penjelasan mengenai aspek hukum serta konsekuensi pidana terkait kepemilikan sisik trenggiling hasil perburuan, Saudara A kemudian dengan kesadaran sendiri mendatangi Pos Langau II untuk menyerahkan sisik trenggiling tersebut secara langsung dan sukarela kepada petugas.
Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI–MLY Yonarmed 13/Nanggala, Letkol Arm Rokib Hanafi, S.Sos., M.M., mengapresiasi sikap kooperatif warga tersebut. Menurutnya, kepercayaan masyarakat, kedekatan emosional, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan.
“Penyerahan secara sukarela ini menunjukkan bahwa komunikasi yang dibangun secara humanis dan edukatif dapat mendorong tumbuhnya kesadaran hukum masyarakat. Kami mengapresiasi kepercayaan dan sikap kooperatif warga dalam mendukung upaya menjaga kelestarian satwa yang dilindungi,” ujar Dansatgas.
Ia menambahkan, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala akan terus menggencarkan kegiatan Komsos persuasif dan edukasi hukum di seluruh desa binaan. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap aturan yang berlaku sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan keamanan serta ketertiban di wilayah perbatasan.
Redaktur: Ujang Herlan











