JURNALSUKABUMI.COM – Sukabumi Expo 2026 resmi berakhir setelah rangkaian pameran dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 ditutup. Namun, masyarakat masih bisa menikmati kemeriahan Pesta Rakyat yang akan berlangsung hingga 20 September 2026.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni, mengatakan Pesta Rakyat telah berlangsung sejak 28 Agustus 2026 dan masih akan terus berjalan setelah agenda Expo berakhir.
“Pesta Rakyat yang sudah kita buka sejak tanggal 28 Agustus, insya Allah akan kita tutup sampai tanggal 20 September,” ujar Dani dalam acara penutupan Sukabumi Expo 2026, Minggu malam (13/9/2026).
Dalam pelaksanaannya, Pesta Rakyat diikuti puluhan stan yang terdiri dari stan dunia usaha serta wahana permainan. Sementara Sukabumi Expo menghadirkan puluhan stan perangkat daerah dan sejumlah stan dari pihak eksternal.
Tercatat 58 stan perangkat daerah ikut ambil bagian dalam Sukabumi Expo. Selain itu, terdapat sembilan stan dari luar perangkat daerah, di antaranya PT Semen Jawa, Kopi Sukabumi, PT PLN Indonesia Power, BPR Sukabumi, Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri, Bank BJB hingga Polri.
Bagi pemerintah daerah, Expo bukan hanya menjadi ruang untuk memperkenalkan program dan produk, tetapi juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Dani menyebut, berdasarkan catatan panitia, perputaran uang atau omzet yang tercatat selama pelaksanaan sejak 28 Agustus hingga penutupan Expo mencapai sekitar Rp3,2 miliar.
“Sudah tercatat setidaknya ada perputaran uang atau omset yang terjadi sejak dibuka tanggal 28 sampai hari ini sebesar Rp3,2 miliar,” katanya.
Selain transaksi ekonomi, Sukabumi Expo 2026 juga menghadirkan agenda Job Fair yang menjadi salah satu pembeda dalam pelaksanaan Expo tahun ini.
Job Fair tersebut melibatkan sembilan lembaga LPK/S. Dari laporan yang diterima panitia, sebanyak 542 orang tercatat mendatangi lembaga yang membuka informasi peluang kerja tersebut.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 166 orang telah menyampaikan minat untuk bekerja melalui Job Fair yang digelar dalam rangkaian Sukabumi Expo.
“Yang baru dalam pelaksanaan Expo sekarang yaitu kegiatan Job Fair,” ungkap Dani.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam penyelenggaraan Expo karena kegiatan tidak hanya menghadirkan produk UMKM dan hiburan, tetapi juga membuka akses masyarakat terhadap informasi dan peluang kerja.
Meski agenda Sukabumi Expo telah resmi ditutup, kemeriahan di lokasi kegiatan belum sepenuhnya berakhir. Pesta Rakyat masih akan berlangsung hingga 20 September sehingga masyarakat masih memiliki kesempatan untuk datang dan menikmati rangkaian kegiatan yang tersedia.
Dani juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia dan pihak pelaksana yang telah mendukung penyelenggaraan Sukabumi Expo 2026.
Ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan selama kegiatan berlangsung. Hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan kegiatan serupa ke depan dapat berjalan lebih baik.
“Kami menyadari masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan ini dan akan menjadi bahan evaluasi untuk kegiatan-kegiatan akan datang,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan











