BPR Cicurug Ingatkan Bahaya Pinjol, Ajak Masyarakat Kelola Keuangan Lebih Bijak

Jumat, 12 September 2025 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Maraknya kasus pinjaman online (pinjol) ilegal dan investasi bodong membuat banyak masyarakat terjebak dalam jeratan utang berbunga tinggi.

Menyikapi hal ini, Perumda BPR Sukabumi Cabang Cicurug menyiapkan program literasi keuangan yang akan digelar bertepatan dengan Bulan Inklusi Keuangan Oktober–November 2025.

Kepala Cabang Perumda BPR Cicurug, Dendi Supiyandi, menegaskan bahwa literasi keuangan bukan hanya soal menabung, tetapi juga melindungi masyarakat dari praktik keuangan yang merugikan.

“Sekarang banyak trading-trading ilegal dan pinjol yang mengklaim bunga rendah, padahal kenyataannya bisa sampai 40 persen per bulan. Kalau sudah terjebak, masyarakat malah kesulitan keluar,” ujarnya.

Program literasi BPR Cicurug akan menyasar berbagai lapisan masyarakat: pelajar, ibu rumah tangga, hingga pelaku usaha kecil.

Strateginya pun berbeda untuk pelajar dilakukan langsung di sekolah, sementara masyarakat umum bisa mendapatkan edukasi saat berkunjung ke kantor cabang maupun dalam kegiatan sosialisasi di desa dan pasar.

Menurut Dendi, tujuan utama literasi ini adalah membangun kesadaran masyarakat agar bisa membedakan kebutuhan dan keinginan dalam mengelola uang.

“Intinya, keuangan digunakan untuk kebutuhan yang benar-benar penting. Jangan sampai salah langkah lalu terjebak pinjol atau investasi bodong,” tegasnya.

Selain memberikan peringatan soal bahaya pinjol, BPR Cicurug juga memperkenalkan berbagai produk simpanan yang lebih aman dan sesuai kebutuhan masyarakat. Misalnya:

Simpanan Wajib Belajar (Siwajar) untuk pendidikan anak.
Tabungan Hari Raya (Tahara) untuk persiapan kebutuhan Lebaran.

Produk-produk tersebut menjadi solusi praktis agar masyarakat tidak tergoda mencari jalan pintas lewat pinjol atau investasi berisiko.

Meski kegiatan literasi berpotensi meningkatkan jumlah nasabah, Dendi menegaskan bahwa tujuan utama adalah melindungi dan mengedukasi masyarakat.

“Kalau masyarakat semakin paham, mereka akan lebih bijak memilih layanan keuangan. Itu jauh lebih penting daripada sekadar mengejar nasabah baru,” katanya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Bangun SDM Unggul Energi Terbarukan, DMCG Edukasi Geothermal Sejak Dini di Sukabumi
Tahara BPR Sukabumi Cicurug Tetap Jadi Primadona
Pendaftaran TAHARA, Perumda BPR Sukabumi Cabang Cibadak Capai 670 Nasabah
BPR Sukabumi Buka Pendaftaran Tabungan Hari Raya, 25 Maret–24 April
Ini Linknya! Buku Panduan Ternak Ayam Petelur Cage-Free Bisa Jadi Acuan Strategi Bisnis Peternak
BPR Sukabumi Umumkan Pelayanan Oprasinoal Tutu Selama Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahu 2026
Gerakan Pangan Murah Polres Sukabumi Diserbu Masyarakat
Pasar Murah Polres Sukabumi Kota di Gedung Juang Diserbu Warga, Harga di Bawah HET

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 16:35 WIB

Bangun SDM Unggul Energi Terbarukan, DMCG Edukasi Geothermal Sejak Dini di Sukabumi

Sabtu, 18 April 2026 - 19:17 WIB

Tahara BPR Sukabumi Cicurug Tetap Jadi Primadona

Rabu, 15 April 2026 - 23:48 WIB

Pendaftaran TAHARA, Perumda BPR Sukabumi Cabang Cibadak Capai 670 Nasabah

Rabu, 8 April 2026 - 13:26 WIB

BPR Sukabumi Buka Pendaftaran Tabungan Hari Raya, 25 Maret–24 April

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:36 WIB

Ini Linknya! Buku Panduan Ternak Ayam Petelur Cage-Free Bisa Jadi Acuan Strategi Bisnis Peternak

Berita Terbaru

PERISTIWA

Di Balik Ramainya Konser, PAD Stadion Surya Kencana Masih Rendah

Minggu, 26 Apr 2026 - 12:10 WIB

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777