JURNALSUKABUMI.COM – Maraknya kasus pinjaman online (pinjol) ilegal dan investasi bodong membuat banyak masyarakat terjebak dalam jeratan utang berbunga tinggi.
Menyikapi hal ini, Perumda BPR Sukabumi Cabang Cicurug menyiapkan program literasi keuangan yang akan digelar bertepatan dengan Bulan Inklusi Keuangan Oktober–November 2025.
Kepala Cabang Perumda BPR Cicurug, Dendi Supiyandi, menegaskan bahwa literasi keuangan bukan hanya soal menabung, tetapi juga melindungi masyarakat dari praktik keuangan yang merugikan.
“Sekarang banyak trading-trading ilegal dan pinjol yang mengklaim bunga rendah, padahal kenyataannya bisa sampai 40 persen per bulan. Kalau sudah terjebak, masyarakat malah kesulitan keluar,” ujarnya.
Program literasi BPR Cicurug akan menyasar berbagai lapisan masyarakat: pelajar, ibu rumah tangga, hingga pelaku usaha kecil.
Strateginya pun berbeda untuk pelajar dilakukan langsung di sekolah, sementara masyarakat umum bisa mendapatkan edukasi saat berkunjung ke kantor cabang maupun dalam kegiatan sosialisasi di desa dan pasar.
Menurut Dendi, tujuan utama literasi ini adalah membangun kesadaran masyarakat agar bisa membedakan kebutuhan dan keinginan dalam mengelola uang.
“Intinya, keuangan digunakan untuk kebutuhan yang benar-benar penting. Jangan sampai salah langkah lalu terjebak pinjol atau investasi bodong,” tegasnya.
Selain memberikan peringatan soal bahaya pinjol, BPR Cicurug juga memperkenalkan berbagai produk simpanan yang lebih aman dan sesuai kebutuhan masyarakat. Misalnya:
Simpanan Wajib Belajar (Siwajar) untuk pendidikan anak.
Tabungan Hari Raya (Tahara) untuk persiapan kebutuhan Lebaran.
Produk-produk tersebut menjadi solusi praktis agar masyarakat tidak tergoda mencari jalan pintas lewat pinjol atau investasi berisiko.
Meski kegiatan literasi berpotensi meningkatkan jumlah nasabah, Dendi menegaskan bahwa tujuan utama adalah melindungi dan mengedukasi masyarakat.
“Kalau masyarakat semakin paham, mereka akan lebih bijak memilih layanan keuangan. Itu jauh lebih penting daripada sekadar mengejar nasabah baru,” katanya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












