Hardiknas 2025: Distan Dorong Regenerasi Petani Muda Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Jumat, 2 Mei 2025 - 14:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi mengangkat isu penting yang kerap terlupakan regenerasi petani muda sebagai pilar masa depan ketahanan pangan Indonesia.

“Pendidikan adalah jembatan emas untuk mencetak petani modern. Kami tidak hanya butuh lulusan pintar, tapi juga generasi muda yang mencintai dan memahami pertanian,” ungkap Kepala Distan, Sri Hastuty Harahap, Jumat (2/5/2025).

Seiring perkembangan zaman, profesi petani kerap dipandang sebelah mata. Namun Distan Sukabumi justru melihat potensi besar pada pelajar dan generasi muda untuk menjadi aktor penting dalam sektor pertanian modern.

Dengan dukungan pendidikan yang tepat, petani muda masa depan tidak lagi sekadar bertani secara tradisional. Mereka diharapkan menguasai teknologi, inovasi, hingga strategi pemasaran digital, sehingga mampu membawa hasil pertanian lokal bersaing di pasar global.

“Petani masa kini harus melek teknologi. Dari drone pertanian, e-commerce, hingga sistem irigasi pintar semua itu butuh SDM yang paham,” tegas Sri Hastuty.

Distan Sukabumi tak sekadar menyampaikan harapan. Sejumlah program kolaboratif dengan sekolah kejuruan (SMK pertanian) dan perguruan tinggi lokal terus dijalankan. Mulai dari pelatihan berbasis kurikulum vokasi, hingga praktik langsung di lahan percontohan pertanian terpadu.

Melalui kampanye edukatif di kalangan pelajar, Distan Sukabumi juga ingin merubah paradigma lama. Bahwa bertani bukanlah pekerjaan rendah, melainkan profesi strategis yang menyelamatkan bangsa dari krisis pangan dan membuka peluang ekonomi yang luas.

“Kami ingin anak muda bangga jadi petani. Mereka bisa menjadi inovator pangan, entrepreneur desa, bahkan teknokrat pertanian masa depan,” tandas Tuty.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Diikuti 1.372 Peserta, AKSIOMA MTs Sukabumi Jadi Ajang Unjuk Bakat
Apel Besar Hari Pramuka, Wabup Andreas: Tri Satya dan Dasa Dharma Jadi Benteng Generasi di Era AI
Tampil Gemilang di Jaraido Championship 3, Pesilat Muda Sukabumi Zahra Dwi Khoirunnisa Raih Juara 1 Nasional
Wabup Andreas Lepas 280 Peserta Pesta Siaga Pramuka Kecamatan Cidahu
Sekda Ade Suryaman Tekankan Kompetensi, Integritas dan Akhlak kepada 242 Wisudawan STAI Palabuhanratu
700 Lebih Mahasiswa Baru UMN, Bupati Asep Japar Dorong SDM Sukabumi Semakin Unggul
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak
Siswi Kelas 4 SDIT At-Takwin Khatam Al-Qur’an 30 Juz, Mecca Queen Anindigtyas Tuai Apresiasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Diikuti 1.372 Peserta, AKSIOMA MTs Sukabumi Jadi Ajang Unjuk Bakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Apel Besar Hari Pramuka, Wabup Andreas: Tri Satya dan Dasa Dharma Jadi Benteng Generasi di Era AI

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Tampil Gemilang di Jaraido Championship 3, Pesilat Muda Sukabumi Zahra Dwi Khoirunnisa Raih Juara 1 Nasional

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Wabup Andreas Lepas 280 Peserta Pesta Siaga Pramuka Kecamatan Cidahu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Sekda Ade Suryaman Tekankan Kompetensi, Integritas dan Akhlak kepada 242 Wisudawan STAI Palabuhanratu

Berita Terbaru

Religi

BAZNAS Kabupaten Sukabumi Bawa Pulang Penghargaan Nasional

Jumat, 16 Okt 2026 - 12:22 WIB