JURNALSUKABUMI.COM – Seorang profesor dari Program Studi Hukum Universitas Nusa Putra, bernama Prof. RR Dewi Anggraeni berkesempatan menjadi salah satu pemateri pada kegiatan Retreat Kepala Daerah seluruh Indonesia yang diadakan di Magelang, Jawa Timur yang diikuti oleh para kepala daerah dari berbagai provinsi di Indonesia.
Sebagai informasi, program retreat kepala daerah merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengumpulkan para pemimpin daerah dalam rangka meningkatkan sinergi, membangun komitmen, serta mendiskusikan isu-isu strategis yang dihadapi dalam pemerintahan daerah.
Kegiatan ini umumnya mencakup sesi-sesi pelatihan, diskusi, dan pembahasan mengenai kebijakan publik untuk membantu para kepala daerah dalam melaksanakan tugasnya secara efektif.
Dalam sesi materinya, Prof. Dewi menekankan pentingnya memahami Pasal-pasal dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 sebagai acuan dalam menjalankan program kerja daerah.
Ia juga memaparkan model dan dinamika demokrasi dalam pemerintahan daerah, serta mengungkapkan sejumlah model demokrasi yang diterapkan di berbagai negara di dunia.
“Penjelasan ini diharapkan dapat memberi wawasan yang lebih luas bagi para kepala daerah dalam menentukan langkah-langkah kebijakan yang tepat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Dewi dalam keterangan tertulis, pada Selasa (25/02/2015).
Selain itu, dia berkolaborasi dengan sejumlah tokoh dan pengajar dari Lemhanas, menambah kekayaan wawasan yang diberikan selama kegiatan retreat ini.
Dalam kesempatan tersebut, Dewi menerangkan, bahwa momen ini merupakan kesempatan baik untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada para kepala daerah yang baru dilantik.
“Hal ini penting agar mereka dapat menjalankan amanahnya dengan penuh integritas dan komitmen terhadap pembangunan bangsa,” ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan retreat seperti ini, lanjut dia, diharapkan para kepala daerah dapat saling bertukar pengalaman dan pengetahuan, serta memperkuat jaringan dalam mengoptimalkan tugas dan tanggung jawab yang diemban.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan












