Landmark Karanghawu Beach Rusak Diterjang Angin, Dispar Pertimbangkan Desain Baru

Minggu, 19 Januari 2025 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Landmark ikonik Karanghawu Beach di Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi rusak parah akibat angin kencang yang melanda kawasan tersebut pada Jumat (17/1/2025) lalu.

Menanggapi hal ini, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi segera mengambil langkah perbaikan.

“Kami menyadari landmark ini menjadi daya tarik utama wisatawan untuk berfoto dan mengabadikan momen liburan mereka. Untuk itu, kami akan segera melakukan perbaikan,” ujar Kepala Dinas Pariwisata, Sendi Apriadi.

Menurut Sendi, kerusakan pada landmark tersebut bukan pertama kali terjadi. “Landmark ini sudah beberapa kali diperbaiki, namun selalu rusak karena angin kencang. Kerusakan kali ini bahkan lebih parah karena bagian lain juga ikut terkena dampak,” ungkapnya.

Ia menambahkan, perbaikan ke depan akan mempertimbangkan opsi desain baru yang lebih tahan terhadap cuaca ekstrem.

“Kami sedang meninjau ulang apakah desain lama masih relevan atau perlu diganti dengan tampilan baru yang lebih kokoh. Kami ingin memastikan agar masalah ini tidak terus berulang,” kata Sendi.

Untuk sementara, area di sekitar landmark tersebut ditutup guna menjamin keselamatan pengunjung.

“Kami tidak ingin mengambil risiko. Syukurnya, tidak ada korban dalam kejadian ini. Namun demi keamanan, kami telah membongkar sisa struktur yang rusak,” jelasnya.

Sendi menegaskan bahwa keselamatan wisatawan tetap menjadi prioritas utama.

“Kami ingin memastikan pengalaman berwisata di Pantai Karanghawu tetap aman dan menyenangkan. Kami juga berupaya mempercepat proses perbaikan agar landmark ini kembali menjadi daya tarik unggulan,” tambahnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ahmad Fikri

Berita Terkait

Ketua Kopri PMII Minta Pemerintah Serius Tangani Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Peringatan Hari OTDA ke-30, Bupati Sukabumi Tekankan Peningkatan Layanan Publik dan Investasi
Ratusan Massa Aksi PMII Kota Sukabumi Geruduk Balai Kota, Sampaikan 11 Tuntutan
Dampak Pembangunan Jalan Gudang di Kota Sukabumi, Sejumlah Toko Sepi dan Omzet Turun
LSM Gapura Desak Kejari Periksa Proyek Air Minum ‘Bobrok’ di Caringin
Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak
Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia
Bupati Sukabumi dan Penasihat Presiden Resmikan Huntap untuk Korban Bencana

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 18:50 WIB

Ketua Kopri PMII Minta Pemerintah Serius Tangani Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Senin, 27 April 2026 - 11:10 WIB

Peringatan Hari OTDA ke-30, Bupati Sukabumi Tekankan Peningkatan Layanan Publik dan Investasi

Kamis, 23 April 2026 - 16:24 WIB

Ratusan Massa Aksi PMII Kota Sukabumi Geruduk Balai Kota, Sampaikan 11 Tuntutan

Rabu, 22 April 2026 - 11:06 WIB

Dampak Pembangunan Jalan Gudang di Kota Sukabumi, Sejumlah Toko Sepi dan Omzet Turun

Minggu, 19 April 2026 - 13:05 WIB

LSM Gapura Desak Kejari Periksa Proyek Air Minum ‘Bobrok’ di Caringin

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777