JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah truk diesel bermuatan puluhan batang bambu mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling di kawasan Tanjakan Baeud, Jalan Raya Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.
Peristiwa yang terjadi di salah satu titik rawan kecelakaan tersebut diduga akibat truk dengan nomor polisi B 9036 FYU tidak kuat menaklukkan tanjakan curam saat membawa muatan berat.
Berdasarkan keterangan saksi, truk melaju dari arah Palabuhanratu menuju Cibadak. Namun saat mencapai bagian tanjakan paling curam yang disertai tikungan tajam di kawasan Baeud, kendaraan tiba-tiba kehilangan tenaga.
Mesin terdengar melemah sebelum akhirnya truk berhenti di tengah tanjakan. Tak lama kemudian kendaraan mundur secara perlahan dan tak terkendali ke sisi kanan jalan hingga akhirnya terguling. Muatan bambu yang dibawanya langsung berhamburan dan menutupi hampir seluruh badan jalan.
“Jalan di sini memang terkenal berat, tanjakannya curam dan tikungannya tajam. Truk itu terlihat membawa muatan sangat banyak. Saat di tengah tanjakan suara mesinnya melemah, lalu berhenti dan mundur pelan sebelum akhirnya terguling. Bambu-bambunya langsung berserakan ke jalan,” ujar Herdi (32), warga yang melintas saat kejadian.
Akibat kecelakaan tersebut, puluhan batang bambu memenuhi badan jalan hingga ke bahu jalan. Posisi truk yang melintang membuat arus lalu lintas dari dua arah terganggu dan menyebabkan antrean kendaraan cukup panjang.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Warga bersama para pengendara yang melintas bergotong royong memindahkan muatan bambu ke kendaraan lain. Dengan peralatan sederhana berupa tali dan bambu, mereka berupaya mengembalikan posisi truk yang terguling.
Setelah beberapa jam, kendaraan akhirnya berhasil ditegakkan kembali dan diderek ke lokasi yang lebih aman. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Meski kabin truk mengalami kerusakan pada bagian samping kanan, sang sopir dilaporkan selamat.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi kemudian melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas. Setelah proses evakuasi selesai, jalur Warungkiara kembali normal dan dapat dilalui kendaraan dari kedua arah.
Pihak berwenang mengimbau para pengemudi kendaraan berat yang melintasi jalur Tanjakan Baeud agar selalu memeriksa kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman dan tenaga mesin, serta tidak membawa muatan berlebihan demi keselamatan perjalanan.
Reporter: CR24 | Redaktur: Ujang Herlan












