JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi mengarahkan, Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tetap berjalan walaupun 29 unit laptop di SDN 1 Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu hilang.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang, memastikan bahwa pihak kepolisian saat ini sedang menangani kasus pencurian laptop tersebut.
“Itu sudah ditangani oleh pihak kepolisian, dan sekarang sedang dilacak oleh Polres Sukabumi,” ujar Eka, Jumat (11/10/2024).
Menanggapi kekhawatiran mengenai siswa yang terancam tidak bisa mengikuti ANBK, Eka menyampaikan bahwa pihak dinas telah menyiapkan alternatif.
“Siswa yang terdampak bisa mengikuti ANBK di sekolah SD lain. Jadi, jika di sekolah mereka tidak memungkinkan, mereka akan diarahkan untuk mengikuti ujian di sekolah yang lain,” jelasnya.
Selain memberikan solusi jangka pendek, Kadisdik juga mengingatkan seluruh sekolah di Kabupaten Sukabumi untuk meningkatkan keamanan dan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang.
“Saya sudah memberikan arahan kepada semua kepala sekolah, dan bahkan meminta Kabid SD untuk menyarankan setiap sekolah agar meningkatkan keamanan, terutama dalam hal penyimpanan aset penting seperti laptop,” tambah Eka.
Sebelumnya, Ana Supriatna, salah satu guru di sekolah tersebut, mengungkapkan bahwa laptop terakhir kali dilihat pada Kamis, 26 September 2024.
Ketika akan digunakan untuk simulasi ANBK dua hari kemudian, laptop-laptop tersebut sudah tidak ada di lemari penyimpanan.
“Kehilangan ini sangat mengganggu persiapan siswa, terutama dalam membiasakan mereka menggunakan komputer sebelum ujian,” ungkap Ana.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












