Polisi Selidiki Pengrusakan Rumah Ketua PPK Cibeureum oleh OTK

Sabtu, 2 Maret 2024 - 19:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Rumah Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Cibeureum, Kota Sukabumi Aden Badri diduga diserang Orang Tidak Dikenal (OTK) pada Sabtu (02/03/2024) dini hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun peristiwa itu terjadi di Jalan Pembangunan Kampung Selakaso RT. 05/06 Kelurahan Limusnunggal Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi sekira pukul 01.30 WIB

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Ari Setyawan Wibowo membenarkan peristiwa tersebut terjadi di rumah Ketua PPK Kecamatan Cibeureum.

“Betul ketua PPK, jadi gini pengrusakan rumah pribadi yang memang tadi malem terjadi 01.30 Wib kebetulan dia memang ketua PPK,” ujar Ari saat dikonfirmasi pada Sabtu (02/03/2024).

Pihaknya menegaskan terkait kejadian tersebut bahwa Pihak Kepolisian setelah mendapatkan informasi adanya pengrusakan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Ditanya dugaan keterkaitan dengan hasil keputusan persidangan Bawaslu Kota Sukabumi, Ari menyebut tidak mau dihubungkan dengan hal tersebut, yang pasti Pihaknya akan melakukan penyelidikan.

“Intinya tadi malem kita langsung turun 01:30 Wib kita turun kita akan lidik, siapapun pelakunya akan kita tangkap. Saya gak mau menghubungkan ya, intinya kita polisi akan melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait perkara itu kalau masalah kaitan-kaitan (sengketa pemilu) gak usah dihubungkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ari menyebut pada saat kejadian yang bersangkutan (Ketua PPK/Korban) tengah dirawat di Rumah Sakit karena kecapean.

“Kalau disebutkan kaitannya (Putusan Bawaslu) belum ada, belum bisa membuktikan. Untuk korban gak ada hanya kerusakan material, karena yang dipecahin kaca kacanya saja, kebetulan ketua yang bersangkutan lagi di rumah sakit tadi malem (dirawat),” ucap dia.

Adapun terkait dugaan pengrusakan tersebut, Pihaknya mengaku masih melakukan penyelidikan, memeriksa saksi dan mengumpulkan barang bukti.

“Intinya kita dari kepolisian akan melakukan penyelidikan terhadap pengrusakannya itu aja. Apakah nanti perkembangan seperti apa setelah terungkap, baru tau motifnya seperti apa,” ungkapnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Sengketa Lahan Eks HGU PT AJA, Tokoh Palabuhanratu Penuhi Undangan Klarifikasi Polisi
Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Kejari Kabupaten Sukabumi Cermati Temuan BPK: Abaikan Rekomendasi Berisiko Pidana
Satgas Yonarmed 13 Amankan 160 Slop Rokok Ilegal di Perbatasan
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Dugaan Asusila Anak di Ujunggenteng, Polisi Tetapkan Tetangga Korban sebagai Tersangka
HUT ke-81 TNI: Rumkitban Pangrango Sukabumi Gelar Baksos Kesehatan dan Pengobatan Gratis
Uang Rp34,9 Juta Raib di Parungkuda, Diduga Digasak Pelaku Modus Gembos Ban

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Sengketa Lahan Eks HGU PT AJA, Tokoh Palabuhanratu Penuhi Undangan Klarifikasi Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Kejari Kabupaten Sukabumi Cermati Temuan BPK: Abaikan Rekomendasi Berisiko Pidana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Satgas Yonarmed 13 Amankan 160 Slop Rokok Ilegal di Perbatasan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Berita Terbaru