Kadiskan Klaim Miliki Enam DAS untuk Penangkapan Benih Sidat

Kamis, 25 Mei 2023 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, mengklaim memiliki enam daerah aliran sungai (DAS) untuk dijadikan sebagai lokasi potensial untuk penangkapan bibit sidat.

Hal itu disampaikan Nunung saat melaporkan Kegiatan Pertemuan Penyediaan dan Data Potensi Dan Status Pemanfaatan Jenis Ikan Sidat, di ruang pertemuan Madidihang di kantor PPN Palabuanratu, Rabu (24/5/23).

“Kabupaten Sukabumi memiliki enam muara daerah aliran sungai (DAS)  yang mempunyai potensi untuk penangkapan benih sidat yaitu Cimandiri, Cibuni, Cikarang, Cikaso, Ciletuh dan Cibareno,” kata Nunung.

Saat ini kata dia, data perikanan sidat di Kabupaten Sukabumi merupakan data tangkapan nelayan. Untuk fase glass eel didapatkan dari nelayan sidat dan pengepul sedangkan data sidat konsumsi diperoleh dari komunitas pemancing.

Berdasarkan laporan tahunan 2022 ujarnya, sektor perikanan Kabupaten Sukabumi menurun karena berbagai macam permasalahan yang di alami oleh bidang penangkapan, salah satu nya adalah efek Panjang dari adanya Covid-19.

Oleh karena itu, potensi perikanan Kabupaten Sukabumi yang besar ini perlu dukungan oleh seluruh stakeholder terkait. Terutama dari akademisi dan pengembang.
Tujuannya agar potensi yang ada dapat di kelola semaksimal mungkin agar menghasilkan nilai tambah dan dampak ekonomi yang besar bagi masayarakat.

Dia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi baru saja menetapkan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Perikanan Nomor 1 Tahun 2023. Kebijakan hukum daerah ini diantaranya mengarahkan pengelolaan ikan lokal untuk melindungi dan mempertahankan ketersediaan atau populasinya di alam.

Caranya yaitu dengan memelihara keseimbangan ekosistem/habitatnya dan memanfaatkannya secara berkelanjutan. Terkait dengan arahan kebijakan tersebut, salah satu rencana pengelolaan perikanan di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Tidak hanya itu, Kabupaten Sukabumi diketahui memiliki potensi sumberdaya sidat dan yang tinggi dan hingga saat ini merupakan salah satu wilayah pemasok utama benih, terutama A. bicolor bicolor, untuk kegiatan budidaya sidat di Indonesia.

Kabupaten Sukabumi saat ini memiliki anggaran yang besar oleh Bankeu 2023 untuk pengembangan usaha budidaya melalui inovasi sibulat merah (system Budidaya sidat murah), harapannya dengan inovasi ini dapat membangkitkan Kembali kejayaan sidat di Kabupaten Sukabumi.

Para kelompok usaha perikanan dapat mengaplikasikan budidaya ini untuk meningkatkan nilai produksi sidat, sehingga daya serap dari GE hasil tangkapan di Sukabumi ini dapat meningkat.
Didukung oleh proyek i-FISH dari FAO, Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi telah menyusun masterplan perikanan sidat.

Didalamnya memberikan arahan sistem tata kelola perikanan sidat berbasis pendekatan ekosistem. Melalui pendekatan tersebut maka pengelolaan perikanan sidat Kabupaten Sukabumi memiliki potensi yang sangat besar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui hasil yang diperoleh dari perikanan sidat yang berkelanjutan.

Nunung juga menyoroti terjadinya penumpukan sampah di Muara Sungai Cimandiri yang di hasilkan dari hulu sungai, hal ini perlu menjadi perhatian dan dicarikan solusi bersama, karna jika di biarkan lebih lanjut dapat berakibat besar terhadap sumberdaya ikan di dalamnya, terutama ikan yang beruaya seperti sidat.

Perlunya komitmen bersama dari seluruh pihak yang berwenang agar dapat ditindaklanjuti dalam penanggulangan sampah ini.
Disampaikan oleh Kepala Bidang Kelautan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat.

Saat ini ujarnya, di Provinsi jawa Barat terdapat Perda nomor 9 Tahun 2022 dimana dalam peraturan ini memuat integrasi tata kelola laut dan darat, yang salah satunya mengatur mengenai ikan yang beruaya.

Saat ini oleh Dirjen Perikanan Tangkap sudah di keluarkan peraturan larangan penangkapan sidat di Beberapa Desa di Jawa barat dimana lokasi ini di anggap sebagai jalur ruaya ikan sidat.
Pada pemaparan disampaikan tantangan dalam pengelolaan sidat.

“Kami terus meningkatnya partisipasi nelayan dan para stakeholder terkait dalam penguatan data dan informasi perikanan sidat, sebagai bahan kebijakan dalam upaya pengelolaan sidat berkelanjutan di Indonesia,” ungkapnya.

Narasumber berasal dari Direktorat Jendral Pengelolaan Ruang Laut Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat
Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu dan akademisi.

Hadir pula Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap Mirna Puspitasari, S.TP., MP,
Sub Koordinator Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi Susanti Mariam, S.Pi., M.Pi, Analis Pengelolaan Sumberdaya Ikan (Widya Cadharsi, S.S.T.Pi)
Penyuluh Perikanan Bantu
Nelayan dan pengepul sidat

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Bangun SDM Unggul Energi Terbarukan, DMCG Edukasi Geothermal Sejak Dini di Sukabumi
Tahara BPR Sukabumi Cicurug Tetap Jadi Primadona
Pendaftaran TAHARA, Perumda BPR Sukabumi Cabang Cibadak Capai 670 Nasabah
BPR Sukabumi Buka Pendaftaran Tabungan Hari Raya, 25 Maret–24 April
Ini Linknya! Buku Panduan Ternak Ayam Petelur Cage-Free Bisa Jadi Acuan Strategi Bisnis Peternak
BPR Sukabumi Umumkan Pelayanan Oprasinoal Tutu Selama Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahu 2026
Gerakan Pangan Murah Polres Sukabumi Diserbu Masyarakat
Pasar Murah Polres Sukabumi Kota di Gedung Juang Diserbu Warga, Harga di Bawah HET

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 16:35 WIB

Bangun SDM Unggul Energi Terbarukan, DMCG Edukasi Geothermal Sejak Dini di Sukabumi

Sabtu, 18 April 2026 - 19:17 WIB

Tahara BPR Sukabumi Cicurug Tetap Jadi Primadona

Rabu, 15 April 2026 - 23:48 WIB

Pendaftaran TAHARA, Perumda BPR Sukabumi Cabang Cibadak Capai 670 Nasabah

Rabu, 8 April 2026 - 13:26 WIB

BPR Sukabumi Buka Pendaftaran Tabungan Hari Raya, 25 Maret–24 April

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:36 WIB

Ini Linknya! Buku Panduan Ternak Ayam Petelur Cage-Free Bisa Jadi Acuan Strategi Bisnis Peternak

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777