JURNALSUKABUMI.COM – Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi memiliki segudang potensi yang tak kalah menarik. Baik, potensi di bidang pertanian, wisata, hingga budaya. Pemerintah Kecamatan Sukabumi terus berupaya mendorong ragam potensi yang berada di setiap desa.
Camat Sukabumi, Gin Gin Ginanjar Permana menurutkan, Pemerintah Kecamatan Sukabumi terus berupaya mendorong ragam potensi yang berada di setiap desa. Salah satunya dengan penataan yang dilakukan diharapkan ke depan bisa menambah pendapatan desa dan juga kesejahteraan masyarakat.
“Utamanya potensi wisata misalnya, ada Agrowisata Cakrawala Petik Buah Jeruk, dan wisata alam terbuka di Saung Cipelang Halimun, Desa Sudajaya Girang, dan di Desa Karawang,” Gin gin kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (08/09/2022).

Kemudian unggulan Objek Wisata Goa, rencana ke depan akan berhubungan dengan wilayah Kecamatan Kadudampit untuk dijadikan tempat bermain Air Tubing, Wisata Alam Terbuka di Parungseah dan di Desa Perbawati, Edukasi Agrowisata dan masih banyak lagi destinasi wisata yang lainnya.
Kecamatan Sukabumi memiliki enam desa di antaranya Desa Warnasari, Sudajaya Girang, Sukajaya, Parungseah, Perbawati dan Desa Karawang.
“Dari seluruh Desa ini, semuanya memiliki potensi alam yang melimpah. Tidak hanya memiliki sumber pertanian, agrowisata, dan objek wisata alam saja,” terangnya.
Namun, tidak sedikit warga yang telah membuat kerajinan hingga hasilnya diekspor ke Negara Korea Selatan dan China. Salah satunya Bambu Suji di wilayah Desa Sukajaya.
“Sebelum Pandemi Covid-19 kita rutin mengirim ke sana. Ya, mudah-mudahan setelah pandemi ini masih bisa ekspor lagi,” harapnya.
Selain itu, di sana juga banyak home industri. Seperti Minuman Yogurt. Bahkan, warga juga telah membuat produk makanan unggulan yang disebut APO yang terbuat dari bahan ketan yang berisi kelapa dan gula. Ia menyebut, produk makanan ini belum ada di daerah lain.
“Sektor pariwisata merupakan lokomotif perekonomian di wilayah. Karena itu pariwisata sangat berperan aktif dalam percepatan peningkatan perekonomian warga yang didukung dengan sumber daya yang mumpuni,” ujarnya.
Apalagi, kawasan Kecamatan Sukabumi ini, berada di bawah kaki Gunung Gede Pangrango sehingga suasananya tampak asri dan sejuk.
Ia menuturkan, penataan dan pengembangan objek wisata tersebut dimaksudkan untuk menarik para wisatawan agar dapat berkunjung dan menikmati keindahan panorama alam yang dimiliki Kecamatan Sukabumi.
“Mudah-mudahan pasca pandemi Covid 19. objek wisata out door sudah mulai bisa dibuka dan dikunjungi oleh pariwisata lokal maupun mancanegara,” tuturnya.
Lanjut dia, penataan pada sektor pariwisata yang dilakukannya ini sesuai dengan misi Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi. Yakni, mewujudkan kemandirian ekonomi berbasis pertanian, pariwisata dan industri.
Untuk itu, pihaknya akan terus mendorong agar warga bisa memanfaatkan potensi destinasi wisata yang ada di setiap wilayah.
“Kami optimis, dengan berbagai upaya yang dilakukan saat ini akan dapat menarik minat wisatawan untuk mengisi waktu luangnya dengan berliburan ke tempat wisata yang ada di wilayah Kecamatan Sukabumi,” tandasnya.
Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Ujang Herlan












