SCG Dukung Pengembangan Desa Wisata Karangpara, Perkuat Potensi Pariwisata dan Ekonomi Lokal Sukabumi

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – SCG melalui PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi (TSS) menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan Desa Wisata Karangpara di Desa Kebonmanggu, Kabupaten Sukabumi, agar menjadi desa wisata mandiri dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut diumumkan dalam acara Peluncuran Desa Wisata Karangpara yang digelar di kawasan wisata Karangpara, Desa Kebonmanggu, pada 13 Mei 2026 lalu. Dukungan ini menjadi bagian dari kontribusi SCG melalui program SCG GESARI (Gerakan Desa Berdikari) dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk mengembangkan dan memberdayakan desa wisata.

Bupati Sukabumi, Asep Japar, mengatakan Karangpara merupakan salah satu destinasi wisata alam unggulan yang memiliki potensi besar dari sisi keindahan alam, edukasi, hingga konservasi.

“Karangpara memiliki bentang alam geologi yang sangat menarik. Selain menjadi destinasi wisata, kawasan ini juga memiliki nilai ilmiah, edukatif, dan konservasi yang penting. Karena itu pengembangannya harus dilakukan secara bijaksana dengan memperhatikan prinsip pelestarian lingkungan dan keberlanjutan,” ujar Asep Japar dalam sambutannya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pengembangan Desa Wisata Karangpara, termasuk SCG yang dinilai konsisten berkontribusi terhadap pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan menyukseskan pengembangan Desa Wisata Karangpara,” tambahnya.

Sementara itu, President Director PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi, Anawat Pornpunyapat, menjelaskan dukungan SCG tidak hanya fokus pada pembangunan fisik kawasan wisata, tetapi juga peningkatan kapasitas masyarakat dan kelompok pengelola wisata.

“Kami berkomitmen meningkatkan peran aktif dalam pembinaan kelompok pengelola wisata, mulai dari penguatan organisasi, pengembangan model bisnis, pengelolaan keuangan, hingga strategi pemasaran wisata. Harapannya masyarakat mampu mengelola potensi wisata secara mandiri, profesional, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Dalam rencana pengembangan bisnis Desa Wisata Karangpara 2026-2030, terdapat tiga tahapan utama yang akan dilakukan, yakni tahap reaktivasi pada 2026, tahap penguatan pada 2027-2028, serta tahap konsolidasi pada 2029-2030.

Pada tahap awal tahun ini, SCG akan mendukung pembangunan area piknik serta pengembangan Taman Bunisora yang diharapkan menjadi ruang publik edukatif dan bernilai budaya. Pengembangan taman tersebut juga selaras dengan semangat pelestarian budaya Sunda dan nilai kehidupan masyarakat yang harmonis dengan alam.

Tidak hanya fokus pada sektor wisata, SCG juga menghadirkan sejumlah booth UMKM binaan Program SCG GESARI dalam kegiatan peluncuran tersebut. Kehadiran UMKM binaan ini menjadi bukti dukungan perusahaan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat berbasis keberlanjutan dan ekonomi sirkular.

Beberapa UMKM yang turut ditampilkan di antaranya Naya Furniture yang memanfaatkan limbah menjadi produk bernilai ekonomi dan estetika, Mandiri Konveksi yang mengolah bahan daur ulang termasuk kemasan semen bekas menjadi tas kreatif ramah lingkungan, hingga E-Mission yang memproduksi lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah daur ulang.

Melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta, SCG berharap pengembangan Desa Wisata Karangpara dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus destinasi wisata berbasis alam dan budaya yang berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi.

Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Di Bawah Mesin Raksasa PLTU Pelabuhanratu, Terselip Keindahan Lima Jenis Terumbu Karang 
Seru! Flying Fox Jadi Wahana Baru di Gunungwayang, Cuma Rp20 Ribu Bisa Uji Adrenalin
100 Becak Listrik Bantuan Prabowo Siap Mengaspal di Sukabumi, Kawasan Wisata Targetnya 
MRC No One Knows Jelajahi Sukabumi, dari Rakit Bambu hingga Pesisir Palabuhanratu
Touring Lintas Selatan Bupati Sukabumi, Enam Titik Disambangi Bawa Bakti Sosial dan Bantuan
Expo HJKS ke-156 Berakhir, Pesta Rakyat Masih Menghibur Warga Hingga 20 September
Dari Perebut Kujang hingga Bola Seuneu, Sajian Kolosal Antar Opening Sukabumi Expo 2026
Retribusi Jalan, Dermaga Terbengkalai, HNSI Soroti Pendangkalan Dermaga Palabuhanratu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Di Bawah Mesin Raksasa PLTU Pelabuhanratu, Terselip Keindahan Lima Jenis Terumbu Karang 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 00:01 WIB

Seru! Flying Fox Jadi Wahana Baru di Gunungwayang, Cuma Rp20 Ribu Bisa Uji Adrenalin

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:19 WIB

100 Becak Listrik Bantuan Prabowo Siap Mengaspal di Sukabumi, Kawasan Wisata Targetnya 

Selasa, 22 September 2026 - 20:17 WIB

MRC No One Knows Jelajahi Sukabumi, dari Rakit Bambu hingga Pesisir Palabuhanratu

Sabtu, 19 September 2026 - 14:53 WIB

Touring Lintas Selatan Bupati Sukabumi, Enam Titik Disambangi Bawa Bakti Sosial dan Bantuan

Berita Terbaru