JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar aksi korve atau bersih-bersih di sepanjang jalur wisata Palabuhanratu–Cisolok pascalibur panjang Idulfitri 1447 H/2026 M, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari sejumlah regulasi, di antaranya Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 600.11/889/SJ tentang Gerakan Indonesia Asri, Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 28/LH.01.04.02/DLH, serta Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup/BPLH Nomor 03 Tahun 2026 terkait pengendalian sampah saat Idulfitri.
Di Kabupaten Sukabumi, aksi melibatkan sekitar 400 peserta yang disebar di delapan titik sepanjang jalur protokol wisata, mulai dari Jalan Pelita hingga Jalan Raya Cisolok. Jalur tersebut merupakan akses utama menuju sejumlah destinasi wisata, seperti Pantai Citepus, Karanghawu, hingga pemandian air panas Cisolok.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, mengatakan lonjakan volume sampah selama libur Lebaran menjadi alasan utama dilaksanakannya kegiatan tersebut.
“Selama libur Idulfitri, volume sampah mencapai rata-rata 200 hingga 250 ton per hari. Ini memerlukan penanganan cepat agar kawasan wisata tetap bersih dan nyaman,” ujarnya.
Untuk mendukung kegiatan, DLH menurunkan 63 personel serta dua unit dump truck yang disiagakan di sejumlah titik penumpukan sampah, mulai dari Bagbagan hingga Karanghawu serta kawasan Jalan Pelita.
Ia menjelaskan, fokus pembersihan berada di jalur nasional dari Gapura Geopark Bagbagan hingga Karanghawu yang menjadi pusat aktivitas wisatawan.
Pembagian delapan titik pembersihan dilakukan guna memastikan seluruh area prioritas dapat tertangani secara optimal. Selain melibatkan lintas instansi, DLH juga mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama,” katanya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong semakin kuat serta mampu meningkatkan kualitas lingkungan, khususnya di kawasan wisata unggulan Kabupaten Sukabumi.
Redaktur: Ujang Herlan












