Isak Tangis Warnai Pertemuan Istri Hamil 7 Bulan dengan Suami yang Ditahan  Gegara Narkoba di Polres Sukabumi

Senin, 15 Agustus 2022 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Isak tangis mewarnai pertemuan AW (23) saat menjenguk suaminya yang berada di balik jeruji Mako Polres Sukabumi. Wanita yang tengah mengandung 7 bulan ini tak kuasa menahan air mata setelah sepekan ditinggalkan pasangan.

AW memaksakan diri untuk datang menjenguk suaminya yang ditangkap lantaran terjerat kasus narkoba. Ia datang ditemani sejumlah anggota keluarga.

“Semoga saya dan calon bayi pertama ini pada saat lahiran sehat dan proses kelahirannya diberi kelancaran serta suami saya tetap sehat dan diberi semangat,” ujar AW, Senin (15/8/2022).

AW yang telah menikah dengan Taufik selama 4 tahun itu mengaku senang dan berterima kasih kepada Kapolres Sukabumi atas bantuan serta diijinkan bertemu suaminya.

Pertemuan AW dan suaminya tak lepas dari peran Kapolres Sukabumi, AKBP Dedy Darmawansyah. Ia mengaku merasa prihatin mengetahui kondisi AW.

Tak sampai disitu, Kapolres Dedy juga mengatakan akan membantu pembiayaan proses persalinan AW. Selain AW juga ada satu orang ibu lainnya yang sedang mengandung dan suaminya ditahan di Polres Sukabumi.

“Saya akan membantu biaya kontrol untuk kesehatan kehamilan dan persalinan kepada dua orang calon ibu yang suaminya yang terjerat masalah hukum dan di tahan di Polres Sukabumi,” ungkap Dedi.

Sementara itu, Kanit PPA Satuan Reskrim Polres Sukabumi, Iptu Bayu Sunarti didampingi Kasium Polres Sukabumi Brigadir Debi menambahkan, sebetulnya ada dua orang ibu atau calon ibu yang suaminya ditahan di Polres Sukabumi.

“Namun yang satunya tidak dapat datang karena informasinya sudah waktunya melahirkan, tapi nanti akan saya antarkan bantuan Bapak Kapolres kerumahnya,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron
Lapas Sukabumi Perkuat Zero Halinar, Gandeng TNI-Polri Razia dan Tes Urine
Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Kota Sukabumi, Satu Tersangka Ditangkap dan Pemasok Diburu
Momentum Persaja Kabupaten Sukabumi: Tegakkan Keadilan dan Perkuat Solidaritas Adhyaksa
Hasil Autopsi: Luka Tusuk Tembus Paru-paru Jadi Penyebab Kematian
Stop Kriminalisasi: Kuasa Hukum Minta dr. Silvi Apriani Dibebaskan, Kasus Dinilai Bukan Pidana
8 Tersangka Korupsi Kredit Fiktif Bank Plat Merah Ditahan, Kerugian Capai Rp2,6 Miliar
Kasus Food Tray MBG Disidangkan, Terdakwa: Ini Sengketa Bisnis, Bukan Pidana

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:49 WIB

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:18 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Zero Halinar, Gandeng TNI-Polri Razia dan Tes Urine

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:38 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Kota Sukabumi, Satu Tersangka Ditangkap dan Pemasok Diburu

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:32 WIB

Momentum Persaja Kabupaten Sukabumi: Tegakkan Keadilan dan Perkuat Solidaritas Adhyaksa

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:47 WIB

Hasil Autopsi: Luka Tusuk Tembus Paru-paru Jadi Penyebab Kematian

Berita Terbaru

RAGAM

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB