Tangani PMK, Lina Ruslinawati Minta Pemerintah Bentuk Satgas

Minggu, 12 Juni 2022 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Lina Ruslinawati, mendorong pemerintah untuk membentuk satuan tugas (satgas) penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Hal tersebut diperlukan sebagai langkah penanganan agar PMK tidak meluas dan mewabah, serta meminimalisir kerugian peternak.

“Peternak sedang terpuruk, menanggung kerugian karena sapi mati terpapar PMK. Kami dari Komisi II mendorong pemerintah untuk segera membentuk satgas,” kata Lina.

Lina mengatakan, Ia juga sepakat dengan pernyataan Ketua Fraksi Gerindra DPR RI, Ahmad Muzani. Belum lama ini, Muzani meminta pemerintah memberikan perhatian serius dalam penanganan PMK.

“Masalah ini harus ditangani serius, misalnya dengan membentuk satgas penanganan PMK dan memberi bantuan bagi masyarakat terdampak untuk memperkecil beban kerugian akibat wabah PMK,” ujar Lina.

Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, partainya juga mengusulkan agar pemerintah bisa mengganti kerugian peternak. Pengobatan dan langkah pencegahan penyebaran PMK juga harus dilakukan secara masif.

Gerindra juga mengusulkan refocusing anggaran untuk penanganan PMK ini. Jika dilihat dari kasus yang ada, wabah PMK di Indonesia sudah masuk kategori darurat.

“Menetapkan PMK sebagai sebuah pandemi adalah cara yang dimungkinkan agar konsentrasi penangan lebih fokus,” ujarnya.

“Kita juga harus memastikan bahwa daging kurban yang akan dikonsumsi daging yang benar-benar steril. Sapi-sapi yang teridentifikasi PMK harus dipastikan tidak dijadikan sebagai hewan kurban,” katanya.

Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

DPRD Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Bupati Sukabumi Tekankan Perbaikan Kinerja Pemerintahan
DPRD Minta Pemerataan Infrastruktur di Kota Sukabumi pada RKPD 2027
DPRD Kabupaten Sukabumi Terima Audiensi Aliansi Kaum Muda, Bahas Keterbukaan Reses
DPRD Kota Sukabumi: Wacana WFH ASN Perlu Dikaji Ulang agar Tak Timbulkan Gejolak
DPRD Sukabumi Soroti Bonus Produksi PLTP Salak, Dorong Revisi Aturan dan Keberpihakan ke Warga
Hergun Ingatkan ASN WFH Jumat Jangan Malah ‘Mager’
ASN WFH Tiap Jumat! Kang Budi Azhar: Pelayanan Publik Harus Tetap Prima
Paripurna DPRD, Pemkab Sukabumi Klaim Mayoritas Indikator 2025 Lampaui Target

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 11:52 WIB

DPRD Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Bupati Sukabumi Tekankan Perbaikan Kinerja Pemerintahan

Rabu, 8 April 2026 - 20:08 WIB

DPRD Minta Pemerataan Infrastruktur di Kota Sukabumi pada RKPD 2027

Selasa, 7 April 2026 - 00:50 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Terima Audiensi Aliansi Kaum Muda, Bahas Keterbukaan Reses

Senin, 6 April 2026 - 06:32 WIB

DPRD Kota Sukabumi: Wacana WFH ASN Perlu Dikaji Ulang agar Tak Timbulkan Gejolak

Rabu, 1 April 2026 - 13:42 WIB

DPRD Sukabumi Soroti Bonus Produksi PLTP Salak, Dorong Revisi Aturan dan Keberpihakan ke Warga

Berita Terbaru

PERISTIWA

Di Balik Ramainya Konser, PAD Stadion Surya Kencana Masih Rendah

Minggu, 26 Apr 2026 - 12:10 WIB

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777