JURNALSUKABUMI COM – Wakil Bupati Sukabumi, H. Iyos Somantri mengungkap bahwa sebagai kabupaten terluas kedua se- Jawa dan Bali, Kabupaten Sukabumi, menjadi barometer nasional dalam pelaksanaan pilkades serentak 2022. Sekaligus dijadikan pilot project Kemendagri RI terkait penerapan sistem TPS.
Hal itu disampaikan Iyos, saat melakukan monitoring di beberapa wilayah pemilihan di wilayah Kecamatan Cicurug, Cidahu,.Parungkuda, Ciambar dan Kecamatan Nagrak, Minggu (8/5/22).
“Saya di tugaskan monitoring di lima kecamatan, untuk pilkades serentak di Cicurug, Cidahu, Ciambar, Parungkuda dan Nagrak, alhamdulillah berdasarkan pantauan, pilkades terlaksana dengan tertib dan lancar,”kata Iyos.
Pilkades serentak siklus II gelombang I tahun 2022 di Kabupaten Sukabumi ujarnya, dilaksanakan di 70 desa yang tersebar di 36 Kecamatan. Perhelatan demokrasi tersebut, digelar secara bersamaan.
Pemkab Sukabumi sebelumnya telah melakukan persiapan terpadu melibatkan semua unsur untuk mewujudkan terjaminnya kondusifitas wilayah, serta aman dan lancar pelaksanaan sesuai dengan peraturan
yang telah ditetapkan.
Wabup menambahkan, partisipasi hak pilihnya juga sangat signifikan sesuai dengan estimasi.
“Harapan kita, pilkades merupakan momentum strategis untuk membangun desa, semua unsur harus bisa berkolaborasi dan bersinergi untuk mewujudkan visi misi Kabupaten Sukabumi yang religius maju inovatif sejahtera lahir dan batin” tambahnya
Mengenai pencegahan Covid 19, H. Iyos menyebutkan bahwa berdasarkan pantauan kedisiplinan standar kesehatan masih bagus, mulai panitia, panwas kemudian masyarakat yang hadir menerapkan protokol kesehatan.
Hadir dalam kegiatan Monitoring tersebut, Camat Cicurug, Camat Cidahu, Camat Parungkuda, Camat Ciambar, Camat Nagrak, BKPSDM, Bappelitbangda, Inspektorat, Dishub, Satpol PP, Damkar dan unsur lainnya.
Redaktur: Usep Mulyan












