Hari Gizi Nasional 2022, RSUD Palabuhanratu Edukasi Cegah Stunting dan Obesitas

Kamis, 27 Januari 2022 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Peringati Hari Gizi Nasional ke-62, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, melakukan edukasi tentang pencegahan Stunting dan Obesitas terhadap keluarga pasien yang dirawat.

Bimbingan yang diinisiai oleh instalasi gizi itu untuk membangkitkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya penerapan gizi seimbang, guna kualitas kesehatan yang lebih baik.

“Peringatan Hari Gizi Nasional ini dilakukan sederhana bersama pasien dan keluarga pasien diruang perawatan anak,” kata Billy Agustian Humas RSUD Palabuhanratu kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (27/1/2022).

Pada peringatan Hari Gizi Nasional ke-62 yang jatuh pada 25 Januari 2022 ini, tema yang diangkat adalah “Aksi Bersama Cegah Stunting dan Obesitas”. Tema tersebut dilatarbelakangi oleh upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang menghadapi tantangan akibat stunting dan obesitas

“Kegiatan ini sebagai bentuk kesadaran untuk seluruh masyarakat mengenai betapa pentingnya mencukupi kebutuhan gizi guna menunjang pertumbuhan tubuh dan kesehatan sebagai manusia,” ucapnya.

Diketahui stunting adalah gangguan tumbuh kembang anak yang disebabkan kekurangan asupan gizi, terserang infeksi, maupun stimulasi yang tak memadai. Gangguan ini menimbulkan masalah pada pertumbuhan yang menyebabkan tinggi badan sang anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari rata-rata teman-teman seusianya.

Masalah stunting bisa diatasi dengan melakukan berbagai cara pencegahan, salah satunya adalah dengan memenuhi ketercukupan gizi pada usia kehamilan. Pada masa menyusui, seorang ibu pun perlu memberikan asi eksklusif sampai bayi berusia enam bulan.

Selain itu, pemantauan kondisi gizi anak juga harus diperhatikan agar apabila terlihat tanda-tanda ketidaknormalan bisa langsung segera diatasi. Terakhir, kondisi kebersihan lingkungan tempat tinggal tak boleh luput dari perhatian. Lingkungan yang tidak sehat bisa menimbulkan penyakit yang dapat memicu masalah pada ketercukupan gizi anak.

Berbeda dengan stunting, obesitas sendiri merupakan kondisi penumpukan lemak yang berlebihan akibat ketidakseimbangan asupan energi (energy intake) dengan energi yang digunakan (energy expenditure) dalam waktu lama. Peningkatan angka obesitas umumnya dikaitkan dengan asupan makanan dengan energi yang melebihi kebutuhan harian.

Obesitas tidak boleh dianggap remeh karena dapat membahayakan kesehatan. Ada banyak risiko penyakit yang dapat diidap seseorang yang mengalami masalah obesitas. Sebut saja seperti penyakit jantung, diabetes melitus, hingga tekanan darah tinggi.

Masalah obesitas sebenarnya dapat diatasi dengan melakukan pola hidup sehat. Hal utama untuk memerangi obesitas adalah melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari. Selain itu, upaya-upaya lain guna mengatasi obesitas seperti mengurangi makan berlebih, mengonsumsi buah dan sayur, mengurangi jenis makanan yang tinggi akan gula, garam, dan minyak, serta mengatur pola istirahat dengan baik.

“Di Hari Gizi Nasional 2022 ini, mari kita merefleksikan diri untuk lebih meningkatkan kepedulian terhadap ketercukupan dan keseimbangan gizi yang baik agar terhindar dari stunting dan obesitas. Dengan gizi yang tercukupi dan juga seimbang, kesehatan tubuh dapat lebih terjaga sehingga berdampak pada peningkatan kualitas SDM yang lebih maksimal,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Kolaborasi GISBH di HUT ke-61, Komunitas PENYU Ambil Peran Transplantasi Terumbu Karang
Sambut Ramadhan 1447 H, Sehati Gerak Bersama Sukabumi Gelar Belanja Sembako Murah untuk Dhuafa
HPN 2026 Diwarnai Sejarah Baru, Pembangunan Museum Media Siber Indonesia Dimulai di Serang
HPN 2026, PWI Kabupaten Sukabumi Inisiasi Gerakan Tanam 5.000 Pohon
Berada di Zona Aktif Gempa, Ratusan Pelajar di Sagaranten Sukabumi Dilatih Mitigasi Bencana
HPN 2026 Ukir Sejarah Nasional, Monumen Media Siber Indonesia Resmi Berdiri di Banten
DLH Pastikan Seluruh Sampah Terangkut, Armada Terbatas Jadi Tantangan
Armada Terbatas, DLH Sukabumi Sebut Beban Sampah Terus Bertambah 

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:18 WIB

Kolaborasi GISBH di HUT ke-61, Komunitas PENYU Ambil Peran Transplantasi Terumbu Karang

Senin, 16 Februari 2026 - 18:12 WIB

Sambut Ramadhan 1447 H, Sehati Gerak Bersama Sukabumi Gelar Belanja Sembako Murah untuk Dhuafa

Senin, 16 Februari 2026 - 15:28 WIB

HPN 2026 Diwarnai Sejarah Baru, Pembangunan Museum Media Siber Indonesia Dimulai di Serang

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:11 WIB

HPN 2026, PWI Kabupaten Sukabumi Inisiasi Gerakan Tanam 5.000 Pohon

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:26 WIB

Berada di Zona Aktif Gempa, Ratusan Pelajar di Sagaranten Sukabumi Dilatih Mitigasi Bencana

Berita Terbaru