JURNALSUKABUMI.COM – Jaksa Bina Desa (Jabinsa) Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi kali ini menyambangi wilayah Kecamatan Jampangkulon bersama Perumda BPR Jampangkulon, di Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Kamis (04/02/21).
Pada kegiatan Jabinsa sendiri dipimpin langsung Jaksa Fungsional Mat Yasin dan Alpian, Kepala Cabang Jampangkulon Agus Sarpatullah serta Camat Jampangkulon Yayan Mulyana dan 10 Kepala Desa di Kecamatan Jampangkulon, kegaiatan Jabinsa dengan tema pemulihan ekonomi dan mengembangkan potensi di wilayah di Kecamatan Jampangkulon.
“Pada kali ini kita berbagi bagaimana mengembangkan ekonomi desa dan pemilihannya di masa pendemo seperti ini,” ungkap Mata Yasin, kepada jurnalsukabumi.com.

Selain menggenjot pemulihan ekonomi, Jabinsa berperan bagaimana dalam rangka penerangan hukum secara preventif. Dengan memberikan batasan-batasan hukum dalam menjalankan tugas kepala desa.
“Bagaimana desa mengelola daerahnya bisa optimal. Sekaligus membina masyarakat agar mengenali hukum dan menjauhi hukuman,” jelasnya.
Ditambahkan, Kepala Cabang BPR Jampangkulon Agus Sarpatullah mengatakan, kegiatan Jabinsa dan BPR sendiri memang atas dasar pimpinan Perumda BPR Sukabumi dengan Kejaksaan Negeri Sukabumi sudah melaksanakan MoU atau kerjasama menggenjot ekonomi daerah.
“Kami atas perintah pimpinan, sehingga bagaimana menggenjot ekonomi daerah masing-masing dan bagaiman memberantas bank emok,” katanya.
Sementara itu, Camat Jampangkulon Yayan Mulyana mengatakan, kegiatan Jabinsa pada kali ini sangat menyambut baik, karena keberadaan desa harus tetap dibina selain oleh kecamatan. Namun kejaksaan akan memberikan pengarahan dan pencerahan.
“Kami sangat terbantu dan berterimakasih, sehingga desa semakin berkualitas dan profesional dalam mengelola desa dan membina masyarakatnya,” katanya.
Ditambahkan Ketua Apdesi Jampangkulon D. Rustiawan menjelaskan, keberadaan desa di Jampangkulon saat ini ada 10 desa, tentu memiliki berbagai kekurangan dan pemahaman.
“Kami mewakili para kades sangat berterimakasih, sehingga desa akan semakin terbina, karena kalau secara materi kita sudah sering melaksanakan Bintek dan lainnya. Tapi untuk aplikasi bisa saling evaluasi,” pungkasnya.
Redaktur: FK Robbi












