JURNALSUKABUMI.COM – Upaya dalam mengantisipasi dampak ekonomi wabah Covid-19 terhadap pelaku koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perlu segera menjadi perhatian serius.
Pasalnya, tak sedikit para pelaku usaha di Kabupaten Sukabumi misalnya, sudah mulai terdampak. Namun, persoalan utama, yakni Covid-19 tetap harus ditangani secepatnya.
“Salah satu yang paling terdampak kali ini yakni para pelaku UMKM. Pemerintah, harus segera memberikan solusi, minimal dengan memberdayakannya dalam hal sekecil apapun,” ujar Ketua Umum BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Sukabumi, Faizal Akbar Awaludin kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (25/04/20).
Karena menurutnya, untuk pemulihan ekonomi yang menurun di masyarakat saat ini sangat diharapkan, khususnya pelaku UMKM yang terkena dampak Covid-19 saat ini.
“Gandeng para pelaku UMKM ini dalam peluang sekecil apupun. Misalnya, dilibatkan dalam pengadaan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) bantuan sosial terdampak Covid-19 Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukabumi,” kata Faizal.
HIPMI meyakini, jika keterkaitan pemerintah seperti Dinsos bersama UMKM mampu bersinergi dengan baik. Minimal, keluhan selama ini yang dirasakan para pelaku usaha pribumi ini akan terjawab.
“Jangan muluk-muluk lah, untuk meningkatkan stabilitas ekonomi Kabupaten Sukabumi ini bisa dilakukan berbagai cara. Misalnya, Dinsos mengandeng UMKM dalam pengadaan Sembako bantuan Covid-19 ini,” pungkasnya.
Reporter: Herwanto
Redaktur: Ujang Herlan












