Dua Rumah di Cicurug Nyaris Tertimbun Longsor

Selasa, 7 Januari 2020 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggul irigasi jebol di Cicurug mengakibatkan luapan air menerjang rumah warga. FOTO: IFAN

i

Tanggul irigasi jebol di Cicurug mengakibatkan luapan air menerjang rumah warga. FOTO: IFAN

JURNALSUKABUMI.COM – Tebing sepanjang 15 meter dan tinggi 6 meter di Kampung Ciutara RT.01/ 01, Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, jebol akibat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut, Selasa (7/01/20).

Akibatnya, dua rumah milik Minarsih dan Tuti Nurhayati nyaris tertimbun tanah longsor sehingga mengalami retak dan beberapa teras miliknya rusak. Tak hanya itu, kejadian tersebut juga mengakibatkan saluran irigasi yang mengairi pesawahan tersendat.

“Saat kejadian, saya bersama suami dan anak-anak sedang di dalam rumah. Terdengar ada suara longsor, kami pun bergegas keluar dan menyalamatkan diri,” ujar Nyai Minarsih, salah satu pemilik rumah kepada jurnalsukabumi.com.

Kendati tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, akan tetapi diding rumah miliknya mengalami retak termasuk teras depan dan belakang juga juga ikut rusak. Selain rumah miliknya, tetangga sebelah juga mengalami hal serupa. Pasalnya, kedua rumah ini kata dia, posisinya tepat dibawah tebing longsor tersebut.

“Kebetulan tanah menimpa rumah saya langsung, jadi kerusakan pun lumayan. Yang paling kaget, setelah terdengar suara longsor, disusul dengan air deras yang langsung masuk kedalam rumah,” pungkasnya.

Dinding rumah retak setelah diterjang air deras dari irigasi yang jebol. FOTO: IFAN

Sementara itu, Kepala Desa Mekarsari, Iwan Ridwan Bakar mengatakan, jebolnya irigasi tersebut lantaran hujan cukup lama dari pagi hingga siang melanda wilayah tersebut. Saluran irigasi ini baru dipasang tanggul enam bulan kebelakang. Tapi, dikarenakan pondasi dibawah kurang kuat, saat ada peningkatan volume air cukup deras dan pondasi tebing tidak kuat akihirnya jebol.

“Memang, kontur tanah sedikit rawan. Kerugian ditaksir kisaran ratusan juta, karena selain dua rumah rusak juga satu petak kebun jagung ikut tertimbun longsor. Atas kwjadian ini, tentunya kami akan membantu dan mendorong untuk segera dilakukan perbaikan dan menghimbau kepada warga sekitar lokasi untuk lebih waspada,” punhkasnya.

Hingga berita ini di turunkan pihak Muspika Kecamatan Cicurug sedang memantau dan mengunjungi lokasi bencana dan mendata beberapa kerugian yang tertimpah longsoran irigasi.

Reporter : Ifan
Redaktur : Ujang Herlan

Berita Terkait

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit
Truk Hino Tabrak 4 Kendaraan di Cibadak, Sempat Mundur dan Hantam Mobil di Belakang
Dua Pemotor Tertabrak Kereta Pangrango di Benteng Sukabumi Meninggal Dunia, Ini Identitasnya!
Tersandung Korupsi Rp394 Juta, Kasus Kades Neglasari Masuk Persidangan
Dua Pemotor Wanita Tertabrak Kereta di Benteng Sukabumi hingga Kritis
Bikin Resah, Monyet Mulai Turun ke Pemukiman Warga di Parakansalak
Menteri Agus Andrianto Apresiasi Kebun Sayur Lapas Warungkiara Jadi Bekal Kemandirian Warga Binaan 
Pemkab Sukabumi Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Catat Prestasi 12 Kali Berturut-turut

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:15 WIB

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:46 WIB

Truk Hino Tabrak 4 Kendaraan di Cibadak, Sempat Mundur dan Hantam Mobil di Belakang

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:49 WIB

Dua Pemotor Tertabrak Kereta Pangrango di Benteng Sukabumi Meninggal Dunia, Ini Identitasnya!

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:17 WIB

Tersandung Korupsi Rp394 Juta, Kasus Kades Neglasari Masuk Persidangan

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:58 WIB

Dua Pemotor Wanita Tertabrak Kereta di Benteng Sukabumi hingga Kritis

Berita Terbaru

PERISTIWA

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Jumat, 12 Jun 2026 - 11:15 WIB